Translate this Blog!

English French German Spain Italian Dutch
Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Kamis, 29 Agustus 2013

Penginjil dari Ranah Minang (1927-2012)


Suatu hari di awal Ramadhan lalu, ambo tercenung di depan tumpukan buku di toko buku Gramedia Palembang. Di tangan ambo ada sebuah buku berjudul "Dari Subuh hingga Malam: Perjalanan Seorang Putra Minang Mencari Jalan Kebenaran" karangan Abdul Wadud Karim Amrullah. Penerbitnya adalah BPK Gunung Mulia, Jakarta.

Nama si pengarang mengingatkan ambo kepada trah keluarga besar Haji Rasul atau Inyiak De-Er (DR, maksudnya Doktor) alias Dr. Haji Abdul Karim Amrullah, yang tak lain adalah bapak dari Buya Haji Abdul Malik Karim Amrullah (HAMKA). Tapi terasa ganjia karena setau ambo BPK itu adalah penerbit buku-buku kristen. Dan memang, setelah membaca sepintas barulah ambo tercenung dan sedikit shock karena bukunya berisi tentang testimoni si pengarang tentang kisah hidupnya dalam memperoleh iman kristen dan menjadi penginjil di Amerika (!).

Hal yang pertama terlintas dalam benak ambo adalah: Apa benar pengarang buku ini adik Buya HAMKA? Jangan-jangan hanya mencatut nama biar terkenal. Di dunia ini apa saja dikerjakan orang. Batin ambo seolah tak rela jika darah para ulama besar tercemar dengan terbitnya buku ini.

Jawabannya datang secara tak sengaja di akhir Ramadhan dari sebuah buku yang ambo beli di Bukittinggi ketika pulang mudik. Bukunya dikarang oleh salah seorang putra Buya HAMKA, Irfan, dan berjudul "Ayah....Kisah Buya Hamka" terbitan RepublikaPenerbit tahun 2013. Didalam buku itu dicantumkan ranji silsilah keluarga besar Haji Rasul. Dan guess what,  nama Abdul Wadud memang terdapat didalamnya! Bahkan di bagian meninggalnya Buya Hamka juga ditulis Pak Irfan bahwa "Pamanku, Abdul Wadud dan anak istrinya yang baru datang dari Amerika pun turut sibuk juga menyambut pelayat." Klop. Confirmed. Ternyata pendeta itu memang adik Buya Hamka. Rupanya memang benar apa kata orang bijak: tidak ada yang tidak mungkin dibawah matahari.

Pertanyaan lain muncul: Kok bisa? Pertanyaan selanjutnya: Apakah Buya Hamka tahu? Selanjutnya lagi: Terus kalau tahu apa tanggapan Buya?.

Jawaban pertanyaan pertama kita cari di dalam buku Pak Abdul Wadud. Ia lahir di Kampung Kubu, Sungai Batang, Maninjau, tgl. 7 Juni 1927 sebagai anak tunggal dari istri ketiga Haji Rasul yaitu Siti Hindun. Sedangkan Buya Hamka adalah anak pertama dari empat bersaudara hasil pernikahan Haji Rasul dengan istri keduanya Siti Shafiah. Artinya Abdul Wadud adalah adik tiri seayah dari Buya Hamka. Perlu juga dicatat bahwa pernikahan ayah mereka dengan ketiga istrinya itu tidak dalam masa yang sama. Artinya Haji Rasul tidak berpoligami. Jarak umur antara Buya Hamka dan Abdul Wadud adalah 19 tahun.

Abdul Wadud menghabiskan masa kecilnya di Maninjau. Sebagaimana anak-anak Minangkabau lainnya, waktu kecil ia pergi ke surau di kampungnya dan pergi sekolah agama di Padang Panjang yang dikelola oleh murid-murid ayahnya. Selanjutnya ia meninggalkan Minangkabau pada 8 Agustus 1941 bersama ayahnya menuju tempat pembuangan ayahnya di Sukabumi.

Abdul Wadud Karim Amrullah
Selepas kematian ayahnya pada 1945, Abdul Wadud berangkat ke Rotterdam dengan bekerja sebagai tukang binatu di kapal MS Willem Ruys yang berangkat dari Tanjung Priok pada Februari 1949. Selanjutnya ia meneruskan petualangan ke Amerika Serikat dan Amerika Selatan pada 1950 sebelum akhirnya memutuskan untuk menetap di San Francisco, California.

Di California Abdul Wadud mendirikan IMI (Ikatan Masyarakat Indonesia) tahun 1962. Kemudian ia menikah dengan Vera Ellen George, seorang gadis Indo, pada tgl. 6 Juni 1970 dan belakangan dikarunia 3 orang anak. Ia juga aktif dalam kegiatan Islamic Center yang dikelola oleh para imigran Islam dari Indonesia dan negara-negara Islam lainnya di Los Angeles.

Pada tahun 1977 keluarga ini kembali ke Indonesia dan bekerja di biro perjalanan milik Hasjim Ning di Bali. Pada saat bisnis mereka bermasalah, istrinya yang muallaf kembali diajak teman-temannya untuk pergi ke gereja. Tidak itu saja, sang istri juga mengajak si suami untuk turut serta. Akibatnya mereka sering bertengkar hebat.

Namun lambat laun pertahanan Abdul Wadud bobol juga. Tahun 1981 ia setuju mengikuti agama istrinya. Tahun 1983 ia dibaptis sebagai “anak Yesus” oleh Pendeta Gereja Baptis Gerard Pinkston di Kebayoran Baru. Selanjutnya ia kembali ke AS tahun itu juga, menyusul istri dan anak-anaknya yang sudah lebih dahulu meninggalkan Indonesia. Tidak lama kemudian Abdul Wadud ditasbihkan menjadi pendeta di Gereja Pekabaran Injil Indonesia (GPII) di California. Sejak itu ia lebih dikenal dengan nama Pendeta Willy Amrull.

Untuk menjawab pertanyaan kedua dan ketiga, konon Buya Hamka tahu bahwa adik tirinya itu telah masuk Kristen dari laporan anaknya Rusydi Hamka yang baru pulang dari Amerika yang melihat bahwa Pak Eteknya itu membuat tanda salib sebelum makan. Setidaknya demikian yang disampaikan Irfan Hamka kepada seorang penanya. Selanjutnya Buya Hamka berpesan agar anak-anaknya jangan sampai mengikuti langkah yang sudah ditempuh si Pak Etek.

Namun demikian ada sedikit ganjalan bagi ambo dalam hal ini. Kalau dilihat dari time frame kejadian, Buya Hamka meninggal dunia pada tahun 1981. Sedangkan Abdul Wadud baru dibaptis -menurut bukunya- pada tahun 1983. Ada sesuatu yang tidak cocok dari segi waktu jika dianggap Buya Hamka telah tahu soal ini. Ditambah lagi sepertinya hubungan antara keluarga kakak-adik ini tetap berlangsung baik. Buktinya pada saat Buya Hamka meninggal, Abdul Wadud dan keluarganya datang dan bertindak selaku tuan rumah, sebagaimana dimuat dalam buku Pak Irfan. Sebab biasanya orang yang sudah bertukar agama, agama apapun itu, akan dikucilkan oleh keluarganya. Jadi menurut ambo kemungkinan ada data dan kejadian yang tidak sinkron dalam hal ini. Meskipun begitu,  kebenarannya  tentu hanya diketahui oleh pihak keluarga Buya Hamka sendiri.

Didalam bukunya ini Abdul Wadud alias Pendeta Willy juga mengungkapkan sesuatu yang mengejutkan. Masih ingat kasus Wawah? Tahun 1998 Ranah Minang buncah ketika seorang siswi MAN 2 Padang diculik, dibuka jilbabnya, dibaptis dan (maaf) diperkosa. Selanjutnya setelah semuanya terbongkar, yang diadili hanyalah tuduhan perkosaan saja. Sedangkan penculikan dan pemaksaan pindah agama tidak ikut didakwakan. Pihak Gereja GPIB Padang yang berdasarkan pengakuan Wawah disangkakan terlibat dalam hal ini, menolak keterlibatannya. Pihak gereja juga membantah keberadaan seorang pendeta yang membaptis Wawah. Namanya Pendeta Willy.

Melalui buku ini,  sosok Pendeta Willy dalam kasus Wawah yang sebelumnya kabur menjadi terang benderang. Memang benar ada yang bernama pendeta Willy dalam kasus itu. Dituliskan bahwa pada tahun 1996 Pendeta Willy Amrull, dengan dukungan lembaga misionaris di Amerika, mulai aktif menyebarkan agama Kristen di Minangkabau. Ia dan para pengikutnya berbasis di Jalan Batang Lembang (daerah Padang Baru) dan di Parak Gadang, Padang. Pendeta Willy Amrull merekrut anak-anak muda Minang, khususnya dari golongan ekonomi lemah, untuk dialihimankan menjadi orang Kristen. Ia menyebutnya sebagai proses “pemuridan”. Diantara tangan kanannya yang terkemuka adalah Yanuardi dan Salmon yang belakangan juga ikut tersangkut kasus Wawah. Akibat kasus Wawah juga, dituliskan bahwa Pendeta Willy Amrul menjadi takut datang ke Ranah Minang lagi.

Pendeta Willy Amrull meninggal tgl. 25 Maret 2012 di Los Angeles, tak lama setelah bukunya ini terbit. Ia telah meninggalkan catatan tertulis tentang sesuatu hal yang dianggap aib besar bagi orang Minang: meninggalkan Islam. Buku ini juga memberi peringatan kepada kita bahwa soal kristenisasi di Ranah Minang bukanlah hantu di siang bolong. Bukan sekedar kabar pertakut. Bukan pula phobia. Tetapi memang nyata dan sistematis. Adik Buya Hamka ini adalah contohnya. Semoga kita, keluarga kita dan semua teman serta karib kerabat kita tidak ikut terjebak. 

(Sumber: lilinkecil.com; republikapenerbit.co.id; niadilova.blogdetik.com; rantaunet@googlegroups.com)

218 komentar:

  1. Informasi yang sangat berharga, ternyata benar kristenisasi di ranah minang itu nyata, mari sama2 kita rapatkan barisan menghadapi bahaya laten terhadap generasi kita yang bernama KRISTENISASI. Sangat prihatin mengetahui keturunan minangkabau yang notabene dari keluarga dengan tradisi keislaman sangat kuat beralih keyakinan begitu saja karena (mungkin) masalah ekonomi semata. Kita sebagai warga minangkabau harus bersatu untuk tidak mengakui SEORANG MURTAD BERNAMA ABDUL WADUD KARIM AMRULLAH A.K.A PENDETA WILLY (TERSANGKA UTAMA PENCULIK DAN PENG-KRISTENISASI WAWAH) sebagai orang minangkabau lagi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju saya rela baputih tulang demi agama dan ranah minang....amin...allah akbar...

      Hapus
  2. subhanallah... sykrn atas informasinya... sangat bermanfaat...

    BalasHapus
  3. Subhanallah,,,mari kita merenenung setelah membaca,,,tulisan ini..

    BalasHapus
  4. Perlu kita sebarkan informasi ini agar keluarga kita terlindung dari mengikuti si Wadud yg mati murtad itu.

    BalasHapus
  5. Quran : Baraang siapa yang berpaling setelah datangya kebenaran, Kekal dalam neraka jahanam. Rasulullah SAW membawa kebenaran Islam , Cahayanya sampai ke ranah minang, wadud adalah orang yang tidak mendapatkan cahaya itu walau dia ada pertalian darah dengan Hamka, Tutup buku habis...murtad,kafir...naar/neraka tempat kembalinya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. kamu bukan tuhan bos. jangan memvonis orang se enaknya. cukup tau aja. bawa-bawa alqur'an. ini juga termasuk dalam al qur'an. CELAKALAH ORANG YANG MENGUMPAT LAGI MENCELA.

      Hapus
    2. ???
      kan emang bener demikian.. murtad (keluar dari Islam) merupakan dosa yg paling besar dari dosa2 yg besar, dan tidak terampuni. memang kekal dalam neraka. bahkan di dunia orang yg bersangkutan harus dibunuh (kl gak percaya silahkan baca nash2/dalil2 dari alquran dan sunnah).
      nah, kl yg bersangkutan telah mati, cukup Allah ta'ala yg menjadi hakim dan membalasi perbuatannya. tugas kita memberitahukan orang lain kepada yg hak (kebenaran) tanpa ditujukan untuk menghina dan mencela seseorang.

      Semoga kita terjauh dan terhindar dari dosa yg sangat besar ini.

      Hapus
    3. Setuju gua tue sama pendapat yang diatas
      mati aja kau sana
      kau bela2 pula orang kristen
      matilah kau........

      Hapus
    4. Subhanaalah...semoga kita semua tetap diberi kekuatan unt berada selalu dijalan Allah SWT. Mari kita kuatkan ukwah Islamiah unt memproteksi saudara2 kita seiman jangan menjadi sesat lagi..amiin!!

      Hapus
    5. Prihatin melihat penganut agama Islam, Dimana Perintah allah yang mereka anut selalu berujung kebencian , Apakah sosok allah akan mengutuk sesama ciptaanya yang berpaling ke agama lain, sementara diagama lain dia masih bisa berbuat baik untuk sesama ?
      Mungkin saja itu menurut allah islam , tetapi tidak dengan allah'y non islam.

      Hapus
  6. Ini terjadi akibat ketidaksiapan warga Minang Muslim yang menganggap enteng strategi kristenisasi serta tidak menjalankan ABSSBK (anak dipangku kamanakan dibimbiang dan urang kampuang dipatenggangkan) sakurang2nyo dari manfaat HPT

    BalasHapus
  7. seburuk2 manusia adalah orang yang sudah diberi ALLAH SWT hidayah...tpi kemudian mencari jalan sendiri menuju neraka jahannam...semoga ALLAH SWT menjaga kita semua....

    BalasHapus
  8. Hati hati dgn yanuardi koto ( tangan kanannya willi amrul)... Beliau missionaris ( islamologi) ...
    Beliau lumayan gencar action di sumatera barat...

    BalasHapus
  9. Lahaula Wala Quata Illa Billah, Naudzubillah, Sebagai Referensi buat kita, ....mari kita Memperkuat keimanan .... dan menjaga generasi kita .....

    BalasHapus
  10. kalau dalam bahasa Sunda Wadug kotoran manusia,. seharusnya dibuang !!!!

    BalasHapus
  11. subhanallah, trima kasih info nya

    BalasHapus
  12. bukan wadug...tp waduk...eheheheh

    BalasHapus
  13. harusnya lembaga adat Minangkabau mengambil sikap tegas, buang warga Minang yang murtad dan tidak diperkenankan datang ke Ranah Minang, termasuk peringatan kepada sanak keluarganya yang masih mau menerima si murtad

    BalasHapus
  14. Slamat pagi rekan2,dunsanak2, mamak, uda, uni, yang ado di blogspot ini.saya dari kecil di bukittinggi dan mayoritas teman2 saya adalah org minang dan semua damai2 saja, tidak ada ribut mengenai agama.Fyi, saya org kristen dan suku batak, menanggapi dari postingan diatas, saya berpikir, mungkin ada golongan tertentu saja yg mengkristenisasi tsb( saya tidak tahu ) tp saya dpt pastikan tidak semua kristen seperti itu, itu terbukti dr kehidupan saya di negri bukittinggi yg terjalin baik dengan warga disana, bagi saya, saya menghormati agama yg lain, dan sangat menghargai pemeluk agama lain dan juga perlu diketahui, kakek saya seorang pendeta, tp seumur2, saya tidak pernah melihat beliau mengkristenisasi org lain, beliau hanya menjalankan tugas nya di greja sbg pemimpin greja, yang saya perlu tekan kan disini, tidak semua org kristen berpikir utk meng kristenisasi. saya juga sangat tidak setuju dgn kegiatan mengkristenisasi.mnurut saya itu hanya dilakukan oleh sekelompok org yg tidak bertanggungjawab.Mari bersama kita jaga krukunan yg sudah terjadi di negri minang tercinta ini, jangan sampai terpancing oleh oknum yg tidak bertanggung jawab. trimakasih...salam damai

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul bung. Itulah yg dimaksud toleransi. Salam kembali.

      Hapus
    2. bung anonim, anda beruntung bisa hidup di negeri yang mayoritas penduduknya (muslim) memiliki sikap toleran terhadap kaum minoritas, bayangkan kalau anda adalah seorang dari kalangan minoritas seperti penganut muslim di rohingya, chechnya, dan negara2 eropa lainnya, mereka ditindas tanpa perikemanusiaan oleh kelompok nasrani dan yahudi

      Hapus
    3. dari fakir ke kafir, terus memaksa itu yang terjadi dlam hal permurtadan yang kita temui. agama islam ini tak perlu islamisasi, karenaa dengan hanya membaca fitrah manusia akanlah terpanggil untuk memeluknya. memang kalau lah agama ini tak mengatur muamalah dengan seorang kafir, rasanya ingin sekali membantai setiap sikap permurtadan oleh mereka, karena caranya licik, tak ilmiah, dan dangkal jika melihat agama sebagai suatu representasi ketinggian ilmu, karena mengenal pencipta hanya bsa dilakukan oleh orang2 yang berpikir.alhamdulilah negeri minang dijadikan salah satu negeri dengan muslim terbaik. imam bonjol, buya hamka, sjahrir, hatta. semoga Allah jaga nagari ini, wallahu musta'an

      Hapus
    4. Betul, tidak semua orang kristen seperti itu, saya sendiri bersahabat dengan beberapa orang kristen sudah sejak lama, tapi untuk kristenisasi ini dijalankan oleh Badan atau lembaga dan tidak orang perorang, saya sendiri pernah merasakan hal ini ketika kuliah,

      Dulu dosen saya membohongi mahasiswa untuk datang ke daerah Salemba (PSKD), dia katakan untuk menambah nilai, di sana akan diadakan diskusi masalah sosial, tapi ketika kita datang, ternyata ada penginjil yang fasih membaca quran.

      Mereka berusaha membuat bingung kita2 yg masih awam dalam beragama.


      Nah itulah contohnya, kristenisasi memang ada, dan memang tidak semua orang kristen seperti itu. Saya sendiri asli orang minang.

      Hapus
    5. Kami selama ini berpikiran seperti anda, meskipun sayup-sayup terdengar upaya kristenisasi Rang Minang. Namun dengan pengakuan Wadud, melihat aktivitas Yanwardi Koto & antek2nya lengkap dengan busana kebesaran adat Minang yang saya saja tidak berani memakainya ( bisa dibuka dengan terang benderang di FB nya) serta Anak Rantau Yesus di Gereja khusus orang Minang di Jl Hayam Wuruk Jakarta.... Apa lagi yang anda ingin katakan.... Tolong diingatkan kepada semua yang mencoba bermain api dengan Rang Minang dalam hal agama, Kami sudah beragama, setiap orang Minang adalah Orang Muslim. Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.... Semoga Allah meridhoi...

      Hapus
    6. Ungkapan yang betul2 mengetuk toleransi beragama, seandainya pengakuan seperti ini disebarluaskan ke masyarakat Insya Allah kerukunan hidup terus terjaga tidak ada saling curiga dan merasakan dirinya lebih benar. Disini tampak karakter budaya dan agama dibungkus oleh rasa nasionalisme yang kuat menyatakan dalam Indonesia satu. Semoga cerita dari tulisan Minang Lamo ini jangan menjadi pemancing amarah suku minang yang kental dengan agamanya. Marilah kita hidup dalam Rumah Indonesia, yang damai karena toleransi karena urusan agama adalah pribadi masing2 jgn kotori dia lewat provokasi yang tidak profesional dan beretika

      Hapus
    7. Saya agak sedikit terganggu dengan pendapat bapak asrul sani yg mengatakan klw tulisan ini sebagai provokasi yg tidak profesional dan beretika. Karna ini bukan provokasi tetapi adalah sebuah pelaksanaan kewajiban sebagai seorang muslim untuk menyampaikan sebuah kebenaran berdasarkan data dan fakta yg ada. Dimana disini dijelaskan apa yg ditemui dan ada dasarnya.

      Hapus
    8. anda beruntung bisa hidup di negeri yang mayoritas penduduknya (muslim) memiliki sikap toleran terhadap kaum minoritas, bayangkan kalau anda adalah seorang dari kalangan minoritas seperti penganut muslim di rohingya, chechnya, dan negara2 eropa lainnya, mereka ditindas tanpa perikemanusiaan oleh kelompok nasrani dan yahudi.
      Saya miris kalimat postingan sodara tersebut.
      Karena kita, 1. Kita memang beruntung karena ini negara yg didirikan dengan dasar NKRI (Bhineka Tunggal Ika) tanpa NKRI Indonesia tidak ada bung, lalu anda membawa bahasa bahwa bangsa-bangsa yg bermasalah tentang toleransi mereka seperti masalah Rohinya , Checha dll. lihat mereka intoleransi... harus kah citra buruk suatu bangsa yg tidak memiliki toleransi anda jadikan alasan agar citra tersebut juga di berlakukan dinegara kita? sadar bung masih banyak negara yg mayoritas nasarani menghormati masyarakat minoritasnya (islam, budha, dll) bahkan sebaliknya contoh new zealnd, islandia, denmark, dll bahkan di AS pertumbuhan Islam meningkat... anda justru memberikan patokan pada hal yg buruk. sedangkan diluar juga banyak yang baik? anda lebih mengutamakan untuk menebar kebencian atau perdamaian?

      Hapus
    9. Kami umat muhammad (muslim) bukan menebar kebencian tapi lihat sejarah mayoritas umat islam dibunuh oleh nasrani tampa ada prikemanusiaan sampai sekarang dengan bermacam cara sehinga timbul rasa tidak senang dari sekelompak orang yang merasa saudara seimannya di tindas,,,,jadi siapa dalang yang membuat seperti ini yang dikatakan teroris......yang teroris sebenarnya 99% kristen...

      Hapus
    10. setau ambo dulu ado namonyo islam murni sekitar 25 tahun silam itu didalam adolah umat kristen yang berkedok islam

      Hapus
    11. Anda boleh mengklaim tidak ada kristenisasi tapi kenyataanya inilah yang terjadi, dan yang paling terbaru inilah anaknya si willy murtad yang mengumpulkan sumbangan di Amerika sana untuk memurtadkan orang Minang Kabau..........Silahkan anda check sendiri disini: http://jabezoutreach.blogspot.co.id/?view=timeslide

      Hapus
  15. subhanallah......Ya Allah kuatkanlah iman kami dalam agama-Mu ISLAM rahmatan lil 'alamin....

    BalasHapus
  16. Sebenarnya tak perlu di pusingkan...
    wadud kan cuma adik seorang huya tersohor di negeri ini, kalau dia murtad itu berarti nikmat telah dicabut darinya.... sedangkan nabi nuh saja tidak bisa mengajak anak istrinya utk mematuhi ajaran tauhid utk beriman kepada allah... Kita harus menghormati agama lain seperti dalam agama kita, tetapi jika mereka memaksa untuk membuat orang murtad (kristenisasi), kita boleh menyiapkan perlawanan dengan "pedang" (bisa jalur hukum) walaupun hukum sudah tak bisa dipercaya, smoga keluarga kita tetap di beri jalan kebenaran, jalan Allah yang dibawa Nabi Muhammad SAW...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anonim, siapa bilang hukum sudah tak bisa dipercaya..? hukum yg diatur Allah SWT siapa yg tidak mempercayainya mereka tidak termasuk golongan Islam baca Kapir. Cuma yang menjalankan hukum itu yg menyimpang dari ketentuan hukum.

      Hapus
    2. Menurut saya, Orang Minang tlh mengalami transisi dari masyarakat yg agraris-agamis menjadi masyarakat yg modernis-materialistis ditambah lagi penghancuran secara politis oleh rezim Suharto dgn memecah nagari menjadi beberapa kelurahan, sehingga kaum suku yg dulunya dlm satu nagari menjadi terpisah. Mamak tdk tahu lagi dgn kemanakan, harta pusaka dibagi-bagi disertifikatkan dan akhirnya dijual. Akibatnya org Minang tdk lagi terikat dlm suatu kekerabatan di rmh gadang, mereka tlh hidup di rmh2 pribadi buatan ayahnya bahkan tlh di rmh perumnas.Org Minang saat ini kurang memahami adat dan agamanya sebatas yg diajarkan di sekolah saja, sehingga mdh dimurtadkan. Di kompleks perumahan saya di Tanjung Pati Payakumbuh pernah ada penginjil yg berusaha memurtadkan tmn saya yg anak seorang kiai NU . Ketika saya sampaikan pd seorg tmn yg nasrani, ia mengatakan bahwa penginjil itu dr sekte lain yg hidup berpindah-pindah. Sekitar thn 2000, saya juga pernah mewawancarai seorg anak sma dr pessel yg disekolahkan gratis oleh gereja di pdg. Upaya utk menangkal kristenisasi adalah dengan meningkatkan taraf hidup masyarakat, krn Muslim murtad krn mie instant, Nasrani Murtad krn ilmunya. Ingin nonton film Kristenisasi di Sumbar? Silakan tonton filmnya di youtube dengan mengcopy-paste link ini:http://www.youtube.com/watch?v=W6xlwmgXDxg,http://www.youtube.com/watch?v=fKxJp6Kl3lY,,http://www.youtube.com/watch?v=pDz6zWUHPWw,

      Hapus
  17. apapun itu semoga tidak membawa perpecahan ...biar kita yg ada di dunia ini saling menghormati dan saling menghargai ....kebetulan saya suku batak dan lama tinggal di Bukit tinggi ..saya sangat mencintai Bukit Tinggi ..dan kami sehari hari mengunakan bahasa Padang ..dan itu suatu kebanggan bagi kami keluarga .....Apapun itu ...jangan sampai membuat kita saling membenci ... tinggal kita memperkuat iman dalam keluarga kita masing masing ....Terimakasih ....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju. Teman2 saya di bkt juga ada beberapa yg non muslim dan kami tetap akrab sampai saat ini meski telah puluhan tahun. Itulah indahnya toleransi.

      Hapus
  18. wah. ulasan buku yang cukup menarik. sblmnya saya bukan suku minang tp saya lahir diminang dan saya beragama protestan serta yang pasti saya WNI :)

    ada hal2 yang menarik yang saya tangkap yaitu, "Apakah Buya Hamka tahu? Selanjutnya lagi: Terus kalau tahu apa tanggapan Buya?." disini dikatakan konon Buya mengetahuinya. -sebelumnya saya juga blm baca bukunya jga- menurut saya, disini Buya dapat menghargai atau mempunyai toleransi yang sangat tinggi.

    Hal lainnya yang, " Tahun 1998 Ranah Minang buncah ketika seorang siswi MAN 2 Padang diculik, dibuka jilbabnya, dibaptis dan (maaf) diperkosa". untuk hal ini saya sangat tidak setuju dgn tindakan seperti ini.
    dan diatas juga dikatakan istilah "permuridan". saya pikir permuridan itu ada disemua agama, hanya saja istilahnya saja yang berbeda. Permuridan itu sendiri merupakan pengajaran akan iman kepercayaan. saya tidak begitu tau bagaimana proses permuridan di keagaaman yang lain, namun diagama saya, yang saya tahu, permuridan itu merupakan tugas sebagai orang yang percaya. NAMUN dalam permuridan tidaklah asal-asal memuridkan. dalam memuridkan TIDAK pernah ada pemaksaan untuk yang dimuridkan untuk ikut. karna hal kepercayaan itu semua tergantung iman tiap pribadinya. apakah dia benar-benar bisa menemukan kehadiran Tuhan atau berjumpa dengan Tuhan pada iman yang dia percayai.

    jadi kiranya saudara-saudara jangan menjadi salah tanggap akan permuridan yang sebenarnya. selain itu mari kita jaga orang yang kita kasihi dari pengajar-pengajar yang sesat, yang mengatasnamakan suatu agama, namun yang diajarkan tersebut tidaklah sesuai dengan yang sebenarnya.
    selanjutnya, marilah kita menumbuhkan RASA TOLERANSI, meskipun kita berbeda dari segi agama maupun iman, namun kita sama-sama diikat didunia ini didalam NEGARA INDONESIA ini sebagai WNI. :)
    kiranya kita sama-sama membangun negara ini lebih baik, tidak sibuk berkutat dalam hal INTOLERANSI. mari kita teladani sikap para pejuang bangsa ini yang TELAH mempraktekkan sikap toeransi tersebut yang selanjutnya berbuah manis didalam kemerdekaan itu sendiri. salah satu contohnya saja Bung HATTA, Beliau mendukung untuk merubah point pertama dari Piagam jakarta menjadi sila pertama yang ada di PANCASILA, agar masyarakat Indonesia ini bisa bersatu, tidak ada yang merasa megah dan tidak ada yang dikucilkan. :)

    sedikit pandangan dari saya. maaf kalau ada yang salah.
    MERDEKA. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. maaf sebelumnya, permuridan itu apa y mas?

      Hapus
    2. Bung bungsui : menurut saya apa yg dilakukan buya itu memgikut ayat Al Qur'an yang berbunyi : Lakum dinukum waliyadiin. Artinya : untukku agamaku dan untukmu agamamu. Inilah prinsip dasar toleransi seorang muslim. Tidak ada unsur pemaksaan.
      Merdeka juga! :)

      Hapus
    3. anonim...
      permuridan itu ya melakukan pengajaran ttng iman yg dipercayai oleh yang melakukan permuridan. menurut anda apakah cuma agama kristen sajakah yang melakukan permuridan? menurut saya tidak. hehehehe

      ntok...
      nah itu dia, agama adalah urusan masing2. dan kalau si A meminta info ttg agama si B, dan si B menjelaskan itu kan krna dia yng meminta, tidak ada paksaan dari si B. dan saya sih ngk setuju klw pengajaran agama dilakukan dng memaksa terlebih itu memaksa ke orng yng sudah beragama.

      APAKABARNYA Indonesia 2015 klw masyarakatnya msh gontok2an dihal2 tidak toleransi, tidak cuma masalah agama, tp suku, ras dll. padahal 2015 kan udh zamannya one community ASEAN. keberu dijajah dulu deh bangsa ini lagi.. ya ngk??

      MERDEKA???
      :)

      Hapus
  19. Memang ad pemuridan.pengalaman sy semasa kuliah.kbtlan st kos ad non muslim.dia bhs isi injil yg bnr drpd injil.cnthnya bla...dia kira sy agm ktp.lngsng sy bnth...tak suai dgn al guran.berdbt trs.akhirnya sy bsn.gini aj dech.srt al ihklas".thn tu tdk pnya ank dan diperanakkan".brrti sm donk dgn kt.ap bdnya??.lngsng diam tak brn argumen lg.intinya wahai ank muda kuatkan imanmu untk menghlau sgl godaan,cbaan hdpmu,perthnan diri menuju khdpan sebenarnya,kiamat.mknya taburlah benih kebajikan sll dlm kehidupan.insya AllAH slmt dunia akhirat.dunia pasti tentram sjhtera.amin

    BalasHapus
  20. sedih melihat tulisan anda Bung. Sifat toleransi anda sangatlah mengharukan. Bagaimana agama lain sebutlah agama Hindu, Budha, Katolik bila tumbuh di ranah minang? Saya rasa ada akan menulis lagi tulisan seperti di atas dan mengajakan semua masyarakat untuk hati2 tidak hanya agama kristen, namun agama lain juga.

    Saya minta anda cobalah mengerti arti kata toleransi. Saya adalah WNI dan mempunyai hak dan kewajiban untuk memilih agama apa yang saya anut. Walaupun saya menganut agama yang bukan mayoritas di Indonesia, saya tetap toleransi dengan agama apa pun yang ada di sekitar saya di negara Indonesia. Saya yakin seseorang memilih agama tersebut karna pilihannya bukan karna paksaan orang lain. Bisa saya katakan seseorang memilih suatu agama karna dia merasa ada pertumbuhan iman ketika dia memilih agama tersebut.

    Mari bung kita lihat dari mana agama itu berasal. Dari mana agama Budha, Hindu, Islam, Katolik, Kristen itu berasal ? Semua berasal dari luar Indonesia. Jika saja Indonesia itu punya agama sendiri di luar agama yang ada di Indonesia sekarang ini, mungkin kita lebih bisa menghormati orang lain di sekitar kita dan bukannya membuat ajakan itu memerangi agama lain.

    Berpikirlah lebih luas Bung. Indonesia ada negara dengan banyak suku dan agama, tidak mungkin kita memaksakan kehendak kita. Dunia terdiri dari banyak negera. Tidak mungkin juga kita memaksakan kehendak kita terhadap orang lain.

    PS : Lebih baik anda melakukan perjalanan iman dengan cara berkeliling ke tempat2 yang bukan mayoritas agama Islam. Perjalanan iman yang saya maksud adalah Anda melihat langsung bagaimana kehidupan dari masyarakat yang menganut agama tertentu. Mungkin anda melakukan perjalanan iman di kota2 kecil di India untuk melihat agama Hindu, atau pergi ke tanah Tibet untuk melihat ajaran Dalai Lama, atau pergi ke agama yang mayoritas Kristen atau katolik di benua eropa, tapi pilihlah negara eropa yang tidak begitu maju seperti di kota2 kecil di Swedia atau di Polandia. Yg terakhir, cobalah anda berjalan2 ke kota kecil di Turki atau negara abu dhabi merupakan negara maju dan yang mayoritas penduduknya adalah agama Islam. Mungkin dengan perjalanan iman tersebut anda akan mengerti bahwa apa yang diberitakan di media elektronik atau media sosial tentang agama tertentu tidaklah sama dengan apa yang ada lihat dengan mata kepala anda sendiri.


    Dan mungkin dengan perjalanan iman seperti itu ada dapat mengerti maksud dan tujuan dari semua ajaran agama pada dasarnya sama.

    Terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bung Richard Dome,
      Pertama yang saya luruskan adalah bahws blog ini adalah blog sejarah dan bukan blog agama. Jadi saya tidak membuka polemik disini.
      Kedua bahwa tulisan di atas berdasarkan resensi sebuah buku dan bukan sekedar opini saya pribadi. Saya sarankan anda membaca bukunya agar mendapat pemahaman utuh.
      Ketiga karena anda menyerang saya secara pribadi, justru saya yang sedih atas rancunya pemahaman anda untuk bisa membedakan antara 'toleransi' dan 'pemaksaan agama'. Malah membawa2 agama lain yang out of context.
      Keempat saya tidak ada satupun kalimat saya yg menyerukan untuk menyerang agama lain. Itu hanya ada dalam pikiran anda. Kita tidak hidup di zaman perang salib. Ngomong2, saya sarankan juga anda menonton film Kingdom of Heaven utk dapat lebih memahami konteks tulisan ini.

      Terimakasih kembali.

      Hapus
    2. BUNG RICHARD DOME, anda beruntung bisa hidup di negeri yang mayoritas penduduknya (muslim) memiliki sikap toleran terhadap kaum minoritas seperti anda, bayangkan kalau anda adalah seorang dari kalangan minoritas seperti penganut muslim di rohingya, chechnya, dan negara2 eropa lainnya, mereka ditindas tanpa perikemanusiaan oleh kelompok mayoritas nasrani dan yahudi, jangan harap anda bisa sesuka anda mengkritik kaum mayoritas, nah sekarang bagaimana anda menanggapi hal ini sebagai seorang yang menurut anda adalah penjunjung tinggi sikap toleransi? Saya yakin kalau anda juga berada di sana di tempat dengan mayoritas penduduk adalah kaum nasrani dan yahudi dengan kaum minoritasnya adalah kaum muslim, anda gak akan pernah ngomong2 bulshit seputar toleransi, karena anda sudah berada di comfort zone dan gak perlu lg toleransi, anda gak perlu takut diusir, dianiaya, disiksa karena penguasa dan mayoritas penduduk di sana adalah org2 dari golongan anda. Beda dengan kondisi anda di indonesia yang berpenduduk mayoritas muslim, anda punya kepentingan dalam hal itu, anda dan golongan anda berusaha mengantisipasi terjadinya hal yang dialami kaum minoritas muslim di tempat2 lain, salah satunya ya dengan selalu membesar2kan masalah toleransi.

      Saran saya buat anda dan org2 seperti anda (arswendo atmowiloto, romo katolik yg berambut gondrong, dll yang notabene sangat eksis dan berkompeten ngemeng2 toleransi di media indonesia), berhentilah ngebacot dengan gaya seorang yang berhati nurani baik karena semua itu hanyalah bulshit alias omong kosong, dan gak perlu pula anda sampai mengkritik penulis blog ini, kami sbg warga minang sangat berterima kasih kepada si bung pemilik blog yang telah membantu memberikan bukti nyata kelicikan golongan anda, kejahatan golongan anda dan kenistaan golongan anda.

      Hapus
    3. intinya mari sama2 menjaga batasan masing2 aja. saling menghargai. memang kalau dipandang dengan skala besar, pernyataan " anda beruntung bisa hidup di negeri yang mayoritas penduduknya (muslim) memiliki sikap toleran terhadap kaum minoritas seperti anda," memang benar. namun kalau jika kita perkecil skala melihat misal lebih ke wilayah lebih kecil, ada juga yang tidak toleransi dan ada yang toleransi.
      begitu juga dgn org-orng yang melakukan penyebaran agama dgn cara pemaksaan yang tidak etis caranya, itu hanya sekelompok kecil...

      utk hal comfort zone nya, ya apa bedanya WARGA indonesia dngan negara yang terjadi penindasan utk kaum minoritas. ngk bisakah kita menjadi teladan utk hal yang simpel itu namun sulit utk terwujud tapi itu pasti bisa terwujud...

      :)
      *maaf klw ada salah2 kata

      Hapus
    4. Richard Dome...

      Di hati anda ada yang sedikit mengganjal, sehingga anda menumpahkan uneg-uneg di sini. Dapat dipahami sih..

      Memang demikian lah karena kesempatan anda menjadi hilang untuk memurtadkan di Ranah Minang, maka anda menjadi qeqi. Saya saran kan tidak usah seperti itu. Itu hanya akan membuat jantung anda gak sehat.

      Saya sarankan anda untuk belajar perihal Islam saja terlebih dahulu. Pasti pikiran anda akan jernih, dan jantung anda akan menjadi sehat. Percaya deh sama saya. Dari pada memendam kebencian yang dalam di hati, pakai jargon "TOLERANSI", pakai jargon "HAM", dsb, akan membuat hati anda menjadi makin sakit. Ini kalau anda tidak keberatan.

      Salam ya Richard Dome

      Hapus
    5. Untuk Bung Bungsui,

      Pernyataan anda: "begitu juga dgn org-orng yang melakukan penyebaran agama dgn cara pemaksaan yang tidak etis caranya, itu hanya sekelompok kecil". Apakah anda sudah punya bukti yang kuat perihal tsb? Dari mana anda tau kalo itu hanya sekelompok kecil?

      Kalau anda sudah mengakui bahwa adalah benar dalam skala besar pernyataan: " anda beruntung bisa hidup di negeri yang mayoritas penduduknya (muslim) memiliki sikap toleran terhadap kaum minoritas seperti anda," ngapain lagi anda nyari2 yang skalanya lebih kecil? Kl mo nyari hal2 lain yg skalanya kecil pasti gak akan ada habisnya bung, dan konteks kita skr bukan bahas hal2 kecil.

      Anda menanyakan untuk hal comfort zone apa bedanya warga indonesia dengan warga minoritas yang tertindas? Maksud anda? Kalo menurut saya jawabannya memang tidak ada bedanya, kita ini warga indonesia adalah warga dengan mayoritas yang dikondisikan sedemikian rupa sehingga memiliki kesan tidak baik (teroris, tukang rusuh, dll) di mata kaum mayoritas itu sendiri melalui propaganda2 media yang dikuasai oleh kaum minoritas, di negara Indonesia minoritaslah sebenarnya yang banyak memainkan peran di bidang2 strategis sehingga tanpa kita disadari kaum minoritas bisa berbuat seenak perutnya.


      Hapus
    6. Untuk Bungsui, Richard Dome dan siapapun yang tidak setuju dengan penulis dan komentar2 yang menjurus kepada hal2 yang bertentangan dengan pendapat kalian saya sarankan untuk tidak perlu membaca dan menelaah tulisan2 dan komentar2 dalam blog ini, kalau kalian tidak setuju silakan kalian bahas dalam komunitas kalian, saya melihat suatu kecenderungan, ini tidak hanya terjadi pada bungsui dan richard dome, tp rata2 teman2 saya dari golongan n*sr**i kurang lebih berperilaku spt mereka, suka ngerecokin, tukang ribut dan ngotot, kalo gak percaya liat aja di TV, ada ruhut sitompul, hotman paris, dll yg gk bs disebutkan satu persatu

      Hapus
    7. hahahaha... terimakasih atas penilainnya yang seperti itu, bisa menjadi salah satu koreksi diri.. :)
      tp utk hal untuk tidak mengomentari saya sih ngk setuju. ini tulisan dibuat untuk dikomentari juga, kecuali bagian untuk mengomentarinya di tutup.
      lagian klw ngk mau mendapat pendapat, ya ngk usah di publish pikirannya. cukup disimpan didalam benak.
      itu sih klw mnurut saya.. :)

      sorry klw ada salah2 kata

      Hapus
    8. utk anonim yang yang jam 11:00
      "Apakah anda sudah punya bukti yang kuat perihal tsb? Dari mana anda tau kalo itu hanya sekelompok kecil?"
      saya balikkan lagi pertanyaan, apakah anda juga sudah punya bukti klw semuanya penyebaran agama kristen seperti itu?

      Hapus
    9. bukti? sangat banyak bukti kristenisasi di Indonesia, dan cara2nya berbeda, ada yang dipaksa ada yang dicuci otaknya dan ada yang dipaksa dengan pernikahan. ketiga contoh diatas, ada di orang2 terdekat saya. dengan pernikahan, contohnya, laki2 kristen memacari saudara saya, ketika mereka menikah si laki2 menjadi mualaf alias masuk islam tetapi setelah si cewek pisah dari keluarganya si laki2 memaksa minta cerai, kalo g mau cerai si cewek harus masuk kristen..itu saudara saya sendiri...

      memang g semua nasrani itu penganut kristenisasi, tapi golongan kristenisasi ini banyak..dan beribu2 cara mereka lakukan untuk menKRISTENISASI orang..dan dalam Alqur'an dah sangat jelas sekali dijelaskan kalo Yahudi dan Nasrani g bakalan menyerah sampai muslim di dunia ini mengikuti ajaran mereka..dan itu adalah peringatan bagi muslim se dunia...jadi kita sebagai muslim harus sangat hati2..perkuat keimanan dan ketaqwaan..g usah terlalu panjang lebar debat sama orang kristen..g bakalan ada habisnya..

      Hapus
    10. Sesungguhnya kalaulah mau amatlah mudah bagi ALLAH SWT u membolak balikkan HATI MANUSIA karena ALLAH SWT sesungguhnya Maha Kuasa akan segala sesuatu, tapi tidak dilakukan karena sesungguhnya ALLAH SWT sangat ingin melihat ''Sejauh mana Batas Keimanan Seseorang dlm Mengenal Siapa Dirinya & jg Tuhannya''. Y jelas.. setiap sosok manusia PASTI akan mempunyai Pertanggung Jawabannya Sendiri kelak di Akhirat atas apa y sdh dilakukannya selama hidup di Dunia.

      Hapus
    11. Untuk Bung Richard Dome,

      Anda harus hati2 klw mengeluarkan pendapat mengenai agama bung. klw anda tidak tw mengenai islam jangan mengeluarkan statement seperti orang yang sok memahami. Toleransi menurut bung dome apa??
      apakah memurtadkan orang adalah salah satu bentu toleransi, itu sama saja dengan menyiksa secara perlahan.
      teman saya pernah digorok oleh seorang misionaris yang mencoba mengrogoti salah satu kampus di padang. apakah itu yang anda maksud toleransi.
      jadi jangan ngebacotlah, anda tidak budaya urang awak seperti ap... ingat dimana bumi dipijak disitu langit dijinjing.

      Terima kasih

      Hapus
    12. Saya pernah tinggal di Amerika. Di sana saya sering menemukan pemuda keren-keren, dan pemudi cantik2. mendatangi orang2, dan menanyakan agama yg dianut, jika tidak sama dg agama mereka, kristen/katolik entah dari sekte apa, mereka ajak kita diskusi ttg agama, dan mengatakan agama mereka yg benar, dan merayu orang2 tsb untuk pindah ke agamanya. Hal yg sama juga pernah saya temui di Manila, Pilipina, waktu saya tinggal selama 3 bulan di sana. Hal ini tidak ada dilakukan oleh org2 muslim di Indonesia, dan saya juga yakin di negara2 mayoritas muslim lainnya. Saya pernah dua kali ke Malaysia dan berkunjung ke beberapa negeri, saya tidak ada menemui hal semacam itu.

      Hapus
  21. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  22. Bungsui,

    Saya adalah anonim yang anda tanyain balik seputar bukti betapa penyebaran agama kristen dikomando oleh suatu organisasi yang sangat terstruktur dan rapi, perencanaan dan operasionalnya di Indonesia disupport secara finansial maupun non finansial oleh majelis2 gereja yang umumnya berasal dari negara2 eropa termasuk dari negara pusat katolik dunia yaitu vatikan, file ini jelas tidak akan saya share sembarangan apalagi di blok ini tanpa ijin si pemilik, silakan tinggalkan alamat email anda di sini, saya akan langsung kirim.

    BalasHapus
    Balasan
    1. tlg kirimkan ke email sy file nya,,,sy pgn tw..trims n salam kenal
      ikasetyanabeza@yahoo.com

      Hapus
    2. saya juga ingin tahu data/file yg anda sebutkan, bung anonim.. mohon bisa dikirimkan ke ucoxmuthahari@gmail.com. terima kasih..

      Hapus
  23. SUBHAANALLAH... SPEKTAKULER !!

    MILIKI LAUTAN ILMU DALAM "HARDDISK EXTERNAL THOLIBUL ILMI"

    Referensi terlengkap utk Para Kyai, Ustadz, mahasiswa, Santri dan Para Pecinta Ilmu yg smg dimulyakan oleh Allah SWT. Insya Allah berbobot, mantab, memuaskan dan pastinya murah meriah

    PERPUSTAKAAN DIGITAL THOLIBUL ILMI TERLENGKAP

    Cara kerja HARDDISK seperti flashdisk (plug and play); cukup colok dan langsung bisa digunakan secara instant.

    BERISI FULL KONTEN-KONTEN ISLAMI & UMUM, antara lain :

    1.Maktabah Syamilah (Sofware Perpustakaan Kitab-kitab berbahasa Arab) versi paling baru 3.51 dengan kapasitas 57 GB. Ukuran terbesar, lebih dari 30.000 judul kitab, ada 145 kelompok materi, instant tanpa install. Dilengkapi kamus Arab-Indonesia otomatis yang bisa digabungkan.

    2.Ribuan artikel & buku dalam berbagai materi islam & umum (aqidah, tafsir, ulumul qur’an, fiqh, ushul fiqh, hadits, fatwa-fatwa & konsultasi syari’ah, faraidh, siroh & tarikh islam, kisah-kisah, biografi para sahabat & ulama, tarbiyah & dakwah, keluarga islami, tasawwuf, lintas pemikiran, kristologi, ekonomi islam, bahasa arab, IPTEK, sosial, politik, hukum, kesehatan, bahasa, psikologi, novel & cerpen, humor, seksologi, kuliner, keluarga, dll)

    3.Ribuan artikel & buku presentasi POWERPOINT (Bhs Arab & Indonesia)

    Mencakup berbagai materi islam & umum

    4.Ribuan aplikasi islami untuk HP

    (Berbagai materi islam dlm format Jar & Sis)

    5.Ratusan Software-software islami & umum

    Mencakup maktabah, mausuah, seputar qur'an, kitab-kitab, kamus-kamus, pengembangan SDM motivasi, atlas, jelajah antariksa, dll)

    6.Ratusan pembelajaran Bahasa Arab & Bahasa Inggris

    (dalam bentuk teks, software, video & audio)

    7.Puluhan murattal 30 Juz riwayat Hafsh

    Sudah dikelompokkan antara Thoriq Syathibiyyah dan Thoyyibatun Nasyr

    8.Puluhan murottal 30 juz Qiro’ah Sab'a dan Asyr (20 riwayat masing2 30 Juz lengkap mutawatir dari Nabi SAW)

    Dilengkapi mushaf-mushaf & kaidah-kaidah ushul setiap riwayat yang berbeda dengan mushaf & kaidah ushul riwayat Hafsh sehingga Anda mudah mencari perbedaan ushul & furu’ antara riwayat

    9.Ribuan ceramah audio & video dalam Bahasa Indonesia & Arab oleh para ulama, ustadz dan masyayikh timur tengah serta tokoh-tokoh Indonesia

    10.Ratusan film kartun dan non kartun Bahasa Arab

    Cocok utk koleksi pribadi & laboratium bahasa sekolah melatih listening Bahasa Arab di lembaga pendidikan

    11.Ratusan rekaman video dalam brbagai materi (IPTEK, kesehatan, sejarah, break, aneka debat, lintas pemikiran, muhasabah, motivasi, presentasi, Harun Yahya, video-video tutorial ibadah dll)

    13.Dan masih banyak lagi yang tidak mungkin disebutkan disini

    Total semua data di atas sebesar 460 GB yang tersimpan dalam harddisk external 500 GB yang diberi nama :

    “ HARDDISK EXTERNAL THOLIBUL ILMI “

    Semua yang Anda cari di internet masalah materi-materi keislaman insya Allah ada di HARDDISK EXTERNAL THOLIBUL ILMI ini.

    Anda tidak perlu download yang akan menghabiskan biaya jutaan dan menghabiskan waktu berharga Anda bertahun-tahun untuk mendapatkannya.

    MILIKI SEGERA DENGAN MENGGANTI HARDDISK, JASA DOWNLOAD DAN BEA KIRIM SEBESAR

    Rp. 1.350.000,- ( Luar Jawa ada bea krm tambahan )

    MINAT ?

    Hub. NUR CHALIM (Abi Qori) :

    08174844161 ( XL ) / 082119653966 (SIMPATI) / 085724347663 (IM3) / 08993400441 (TRI)

    Atau datang langsung ke alamat baru kami :

    PP. Hidayatullah Surabaya, Jl.Kejawan Putih Tambak VI No.1 Mulyorejo-Surabaya Timur 60112

    BalasHapus
  24. AIB SUATU DINASTI ATAU SUKU BANGSA?


    Nama suatu suku atau bangsa atau nama apalah seperti nama dinasti keluarga, tidaklah jadi jaminan bahwa warga suku atau bangsa atau keluarga dinasti yang sudah mayoritas Muslim tersebut akan ‘abadi’ warganya tetap Muslim. Ketika Nabi Muhammad SAW menyampaikan dakwa Islamnya, maka musuh besarnya bukanlah pemeluk agama Yahudi atau Nasrani tapi keluarga dekat beliau sendiri yang kuat keyakinan pada adat istiadatnya. Jadi bagi dinasti Bani Hasyim apa yang telah dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW merupakan aib besar karena meninggalkan agama nenek moyangnya.

    Kenyataan dalam peradaban umat manusia, banyak dinasti tokoh besar dunia yang di dalam kehidupan kekeluargaannya penuh dengan kontradiksi keyakinan atau orang-orangnya berkeyakinan pada berbagai agama. Memang masalah keyakinan akan suatu agama adalah kembali pada pribadi kita masing-masing, dan merupakan keuntungan dan anugerah jika orang tuanya adalah Muslim lalu anak keturunannya juga Muslim.

    Oleh karena itu, Islam memberikan batasan tanggungjawab pada setiap orang tua bahwa sebelum akil baligh maka pengajaran agama Islam sepenuhnya tanggung jawab kedua orang tuanya. Setelah anak keturunannya dewasa atau setelah akil baligh maka tanggung jawab keagamaannya adalah masing-masing tanggung jawab pribadi si anak itu sendiri. Mari kita simak sebagian tulisan di bawah ini:


    Pendeta Willy Amrull meninggal tgl. 25 Maret 2012 di Los Angeles, tak lama setelah bukunya ini terbit. Ia telah meninggalkan catatan tertulis tentang sesuatu hal yang dianggap aib besar bagi orang Minang: meninggalkan Islam. Buku ini juga memberi peringatan kepada kita bahwa soal kristenisasi di Ranah Minang bukanlah hantu di siang bolong. Bukan sekedar kabar pertakut. Bukan pula phobia. Tetapi memang nyata dan sistematis. Adik Buya Hamka ini adalah contohnya. Semoga kita, keluarga kita dan semua teman serta karib kerabat kita tidak ikut terjebak.

    http://minanglamo.blogspot.com/2013/08/penginjil-dari-ranah-minang-1927-2012.html?spref=fb

    BalasHapus
  25. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  26. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  27. Tuk tetapnya keimanan seseorang bukan lah keluarga yang menjadi patokan,,Nabi sekalipun bapaknya kalau Imannya itu yang telah Allah cabut dr dirinya ya tetap hidyah itu akan terlepas dri dirinya,,ingat saja kisah Nabi Nuh,,anak dan Isterinya yang tak seiman dengan beliau,,,,..itu hanya sebagai bahan Ibrah buat kita yang mau berfikir

    BalasHapus
  28. Pendeta Willy Amrull dan kisah Wawah yg diperkosa dan dikristenkan secara paksa.

    BalasHapus
  29. Putra Ranah Minang31 Oktober 2013 17.23

    Saudara2 ku seiman dan seakidah, mari kita perkuat akidah dan keyakinan kita dengan cara mempelajari Islam itu secara Kaffah (Menyeluruh),,,, karena selama ini kita mengaku Islam,,, tapi ketahuilah bahwa kebanyakan dari kita beragama Islam hanya karena kita dilahirkan dari seorang ibu yg beragama Islam,,,,
    pernahkah kita bayangkan seandainya kita dilahirkan dari keluarga non Muslim maka kita juga akan beragama selain Islam....
    maka mempelajari Ilmu akidah dan Ilmu Islam itu hukumnya adalah wajib,,...
    jika kita beragama tidak punya ilmu dapat diibaratkan dengan kita sedang berjalan dalam gelap gulita,,,,,
    disaat kita tidak tahu arah yg pasti dalam hiruk pikuknya kehidupan dunia dan gelapnya jalan hidup,, maka siapapun yg membawa pelita mungkinkah kita menolaknya.??..... pasti tidak,
    maka sebelum bermunculan pendeta-pendeta Willy Amrull dengan nama yang lain dari Ranah Minang Tercinta ini,,,,alangkah baiknya kita kuatkan barisan dengan cara memperdalam pengetahuan kita tentang islam dan mengejarkannya kepada Anak, Istri, Keluarga serta Saudara-Saudara kita yang seiman dan seakidah dengan kita. karena itu merupakan suatu tugas kita sebagai Khalifatullah fil Ardhi.

    BalasHapus
  30. Perbedaan adalah rahmat.

    BalasHapus
  31. Dengan tulisan diharapkan untuk tidak membenci umat kristen, karena ingat Rasullulah sendiri pernah berkata: JANGAN ENGKAU GANGGU YAHUDI-KU.

    (mudah-mudahan anda mengerti maksud dari yang saya sampaikan)

    BalasHapus
  32. mengajak orang lain untuk pindah agama/keyakinan sedangkan org tersebut sdh beragama (yg diakui UU) maka itu adalah pelanggaran terhadap ketentuan peraturan per UU an di NKRI, tetapi pada prakteknya belum ada yg dipidanakan (itulah "lucunya" negeri ku).
    kecendrungan yg telah terjadi: toleransi terjadi ketika salah satu agama menjadi single majority (terutama islam) tetapi ketika berimbang maka caos yg terjadi, contoh ambon/maluku, Suriah dll . Yg menjadi anomali kasus Rohingya.
    "Abdul Wadud adalah anak tunggal dari istri ketiga Haji Rasul yaitu Siti Hindun"
    nama itu adalah doa, nama hindun pernah ada di jaman Rasulullah S.A.W , jadi menjadi hikmah buat kita untuk berhati2 memberi nama tuk anak katurunan kito

    BalasHapus
  33. Astagfirullahhalaziiiimmmm...........,ya Allah apa yg terjadi dgn Ummat kami ( Islam ) ya Allah, dulu waktu saya masih tinggal di jakarta kira2 20 thn lama nya, issu ttg pemurtadan org Minang sdh saya dengar, keingintahuan saya sangat besar pada saat itu tidak terealisasi dikarenakan saya harus Pulkam ke Padang ( asli bukitinnggi ), dimanakah PKSB ini alamatnya ? Waktu itu akses utk mencari tau keberadaa mereka blum semudah seperti sekarang ini. Apa yg harus kita lakukan sebagai ummat Muslim ??? Tiada lain tiada bukan adalah Dengan MEMPERKUAT BARISAN UTK MENANGKAL SERANGAN2 yg akan MENGGANGGU AKIDAH kita sebagai Ummat Muslim, kita tidak boleh LENGAH dan ALPA dgn situasi yg semakin TIDAK MENENTU INI, membuat kita JAUH LEBIH WASPADA. Waktu saya tinggal di jakarta dulu banyak berteman dgn org2 non muslim, mereka baik2, kami sharing ttg apa saja, salah satunya yaaa....ttg keimanan yg kita anut, trus teman saya yg non muslim itu sempat terlontar dari mulutnya bahwa " SEMAKIN BANYAK DIA MENGKRISTEN KAN ORANG MAKA SEMAKIN SEMPURNALAH KEIMANAN DIA ", dari pembicaraan nya saya berpikir Hmmmm.....kalau bgitu mereka disetiap kesempatan akan melakukan MISSI nya.....???? Wow...ini sdh tidak benarrrr...., ada UNSUR2 yg membuat ummat MUSLIM jadi MARAHHH.....sperti KASUS MAWAH anak MAN 2 Padang tsb, itu baru satu contoh, dan masih banyak lagi crita yg berkenaan dgn AKIDAH ini. Sangat betul sekali sasaran mereka terutama orang2 yg hidupnya secara ekonomi susah, atau boleh dikatakan MISKIN, Miskin secara keseluruhan terutama MISKIN IMAN. Sekarang apa yg harus kita lakukan sbagai Ummat Muslim yg Mayoritas ?? Sementara yg MISKIN tsb adalah Umat MUSLIM ?? Keadaan yg seperti inilah yg slama ini saya KHAWATIRKAN, ini benar2 terjadi didepan mata kita. KEDEPAN Serangan Akidah ini akan lebih HEBAT, kita HARUS LAKUKAN TINDAKAN PREFENTIV ( PENCEGAHAN ), Bagaimana caranya ??? Ini yg perlu kita DISKUSIKAN bersama2, ini HARUS SEGERA dan TIDAK ADA KATA TUNGGU...!!! Tumorrow is TOO LATE...!! Saya sangat suka dgn Blog ini krn bisa melepaskan UNEG2 yg slama ini saya simpan. Untuk sementara cukup segini dulu, saya tunggu perkembangan slanjutnya, BRAVO pembuat blog.

    BalasHapus
  34. Coba lihat juga pada Saudara H Agus Salim...berarti contoh akhlaq dan dakwah harus terus dilakukan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kapan-kapan kita tulis tentang hal ini, uda. Mokasih...

      Hapus
  35. Mohon maaf untuk semua, saya bukan sok tahu tapi informasi ini bisa anda cari sendiri di Internet ini, hanya sedikit mengingatkan, ada golongan Yahudi di Amerika, dan golongan yang tidak mengakui adanya TUHAN serta kelompok Nazi Jerman yang saat ini mengadu domba Islam dan Kristen, disatu sisi mereka menjelekkan ISLAM dan di sisi lain Mereka menjelekkan KRISTEN,

    BalasHapus
    Balasan
    1. jgn jadi domba tetapi jadilah manusia sejati: kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri

      Hapus
  36. Amin Muhammad Shiyam. S.H.I4 November 2013 03.05

    harusnya sbagai muslim, berdakwalah secara bijaksana, arahan yang baik, berdebatlah (diskusi) dg cara yg baik... dalam beragama tidak ada pemaksaan, singkirkan kemungkaran dg tangan (tindakan) atau dengan lisan (ajakan dakwah) atau cukup hanya dengan mengingkari kemungkaran tsb.. kata terakhi,, LAKUM DINUKUM WA LIYA DIIN... Waass

    BalasHapus
  37. Buku tersebut fitnah, dan ini -menurut kabar - telah dijelaskan oleh keluarga Buya Buya Hamka. Saya sendiri aktif di Masjid Agung Al-Azhar dari awal 1979 sampai akhir bersama Jimly Asshiddiqy, H.Abd. Wahid Zaini, Buya Nurmin Dahlan, dan banyak lagi, tidak pernah mendengar ada keluarga Buya Hamka murtad. Salah seorang yang lama dekat dengan Buya Hamka ialah Prof. Dr. Azyumardi Azra dan dia bisa menjelaskan itu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Uda unknown, dulu cerita seperti ini memang sering disebut fitnah. Karena ceritanya beredar dari mulut ke mulut. Tapi dengan terbitnya sebuah buku, maka si penulis buku tentu siap dengan konsekuensinya, jika ia berbohong.
      Berkaitan dengan terbitnya buku ini, mungkin ada baiknya orang-orang yang dekat dan pernah dekat dengan Buya Hamka memberikan sedikit keterangan untuk menjawab keingintahuan masyarakat.

      Hapus
  38. Bungsui dan richard dome kalian itu bangsat dan calon penghuni neraka...jadi kalian keluar aja g usah sok pintar.....

    BalasHapus
    Balasan
    1. bukan sok pintar bro. hanya memberi pandangan saja. klw ngk suka, ya beri argument, jgn kayak anak2 langsung cepat emosi. :)

      masalah bakal jadi penghuni neraka, emang kamu yakin bakal masuk surga? jgn menghakimi org dengan sesuatu yang bukan OTORITAS KAMU. semua itu OTORITAS TUHAN.!
      sorry ya..

      Hapus
    2. saya berharap saudara ALAM MAZEA, membaca n merenungkan.

      Hapus
  39. Jadi baa nan sabananyo ?

    Si Wadud ko iyobana katurunan Inyiak DR ?

    Atau seperti yang ditulis pak Unknown diateh : Abdul Wadud ko tak lebih dari seorang pecundang yang mencatut nama besar Inyiak DR untuk kepentingan golongannya ?

    BalasHapus
  40. Atau memang ado seorang Abdul Wadud Karim Amrullah yang benar benar keturunan Inyiak DR dan bermukim di States, tapi kemudian namo beliau ko dicatut dek urang lain, ado yang mangaku ngaku sebagai beliau ?

    -sorry ambo tapaso manambah komen ciek lai, karano ndak bisa ma edit komen sabalumnyo :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Uda Zamzami, hanyo keluarga besar inyiak DR nan bisa manjawek pertanyaan uda tu..

      Hapus
  41. Ha..ha pantas indomesia ini makin tertinggal. Semua bicara Moral dan Agama nya yang paling Bagus. Padahal belum ada 1 orangpun yang balik dari Neraka or surga. Jadi jalankanlah hal yg baik sesuai ajaran Agamamu jika diajarkan hidup damai, Hiduplah damai kalau cinta kasih, kasihilah sesamu manusia seperti kasih terhadap diri sendiri. Lakukan yg terbaik sesuai agamamu, kalau ada pemaksaan agama laporkan kepihak berwenang itu aja kok repot. Kalau ada yg pindah agama apa urusan kita, mgkn itulah Pilihan hidup dan iman dia. Jangan memeluk agamamu karena dilahirkan dengan agama itu dan besar dilingkungan agama itu, tapi benar2 piliham dari hati dan iman mu. Banyak yg pindah dari kristen ke islam, dari islam ke kristen, dari islam ke budha kristen ke hindu. So what gitu loh?? Anda rugi akan hal itu
    Ada yang mengganjal dalam hati saya dari tulisan diatas, katanya Buya Hamka tau Adiknya murtad jadi kristen dari cerita anaknya yg melihat Adiknya sebelum makan membuat tanda salib. Dalam ajaran Kristen ngak ada itu, itu dalam ajaran Khatolik. Tapi apapun itu terserah orang mau pindah agama, itu urusan dia dan keluarganya kecuali Anda bisa memperlihatkan orang yg balik dari surga/ neraka pada dia. Ingat tidak ada Buah yang baik dihasilkan dari Pohon yg tidak baik, jika perbuatanmu baik berarti agamamu juga baik, karena ngak mgkn buah yang baik didapat dari semak belukar yang berduri. Jadi hasilkan lah buah2 kebaikan. Dan jangan lupa cari ilmu sampai ke negeri china jangan berdebat dan bertengkar melulu karena agama, teknologi dah kemana2 iptek dan ekonomi berkembang seimbangkanlah dengan imanmu biar ngak hidup miskin/ ehh kismin gara2 agama. He..he..he piss dah

    BalasHapus
    Balasan
    1. merdeka....!! INDONESIA BUTUH GENERASI MUDA YNG POLA PIKIRNYA NGK SEMPIT. Indonesia butuh pemimpin yang mampu mengayomi semua org tanpa mengerdilkan kelompok tertentu. Indonesia butuh pemimpin yang berani ambil resiko n berani benar, serta tidak takut klw jalan yang dia ambil tidak populer, karna dia tau n percaya itu jalan yang terbaik.

      Hapus
  42. Toleransi, makna toleransi kita berbeda2 jgn dipaksa, agama islam adalah Ўª♌ƍ Haq (benar) tidak ada bantahan utk itu, Ўª♌ƍ tidak setuju silahkan, ini urusan iman, keyakinan, islam tetap harus didakwahkan dan kecurangan juga harus disebarluaskan, bukan berarti si pemberi informasi tidak toleran, penulis mengingatkan kita sbg umat islam hati2 dg jalan tipu daya syetan ЧªϞφ menyesatkan kita. Ucapkan laaillahaillallah..

    BalasHapus
    Balasan
    1. setuju dengan pernyataan "kecurangan juga harus disebarluaskan". semoga kita semua bisa membongkar kecurangan2 dan ketidak adilan dinegara ini, tanpa menutup2i aib. krna klw begitu brrt kita blm jujur toh.

      Hapus
  43. Pemikiran jgn dikira sdh luas dg iptek / internet ЧªϞφ sdh kamu kuasai saudara,, sekali lagi, jika ada 1 org islam yang murtad tanggung jwb ada pd saudara islamnya, pernyataan saudara ttg siapa ЧªϞφ sdh balik dr surga ato neraka mnrt saya benar2 tdk berilmu, keyakinan saudara sungguh dangkal. Semoga ‎​​ ‎​​اَللّهُ melindungi saya dan saudara2 islam lainnya. Ucapkan di bibir dan yakini dalam hati "Laailahaillallah"

    BalasHapus
  44. Kebayakan Orang di Indonesia selalu bicara agamanya dan hidupnya yang paling benar dan suci, semua bicara bernafaskan agama. Nyatanya Negara ini masuk dalam 10 besar Negara terkorup di Dunia, darah saudaranya sendiri di isap saudara se imannya. Lihat saudara se iman mu yang ada dipedalaman dan miskin bantu dahulu lah mereka baru bicara kebenaran Agama dan Hakikinya.

    BalasHapus
  45. DAN IMAN ITU HANYA URUSAN DIRIMU DENGAN TUHAN MU. DAN HANYA TUHAN MU YANG TAU APA YANG KAMU LAKUKAN APA KEMUNAFIKAN ATAU KEBENARAN. Banyaklah berbuat baik supaya kelak kamu diterima di Surga, Jangan Menghakimi orang sebelum kamu menghakimi diri sendiri karena Takaran yang kamu pake untuk menghakimi saudara mu akan dipakai juga untuk menghakimi mu.

    BalasHapus
  46. Kalau ada orang yang balik dari surga or negara sudah bisa dijelaskan Mana Agama yang benar, apa Islam, kristen, khatolik, Hindu, budha, konghucu, orthdox Yahudi, dll. Biar manusia ngsk selalu berdebat masalah keyakinan lagi, itu mgkn maksud bro Ronny tuh. Setuju bro,, ngak usah diributin lagi orang mau pindah kemana -mana itu urusan dia dan keluarganyalah.

    BalasHapus
  47. Apa sudah ª∂a̲̅ konfirmaasi secara formal tentang buku ini kepada seluruh Πўǟª, dan meminta jawaban dari pihak penerbit diapa wadud yang mereka maksud dan apa ª∂a̲̅ bukti klo memang adik buya itu yang menulisnya

    BalasHapus
  48. MINANG Adalah ISLAM. TAK ADA NEGO Ato TOLERANSI. Ini adat kami, yg tak suka SILAHKAN CABUT. Toleransi = Omong KOsong, Buat apa toleransi kalo di injak-injak & di bodohi. HANTAM Kristenisasi !!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. toleransi itu mainan buatan nasrani dan yahudi..
      katanya toleransi.., lah kita tetap aja di tindas..

      Hapus
    2. goblog!!!,,, komputer ato laptop yang lw pake buatan siapa??? yahudi apa nasrani??? blog ini asal muasalnya dari mana?? org mana yang menggagasnya??? yahudi apa nasrani???? DASAR PRIMITIF.

      Hapus
    3. wes, bikin wae negara baru dgn azaz Toleransi = Omong KOsong diluar WILAYAH NEGARA INDONESIA.
      dan buktikan bahwa negara itu bisa JAYA.

      Hapus
    4. untuk anda anonim : saya fikir komentar anda tgl 8 Nov 2013 menggunakan istilah "goblok" dan membanggakan asal muasal adanya komputer, lap top segala, tidak pantas ditampilkan di bloog ini, saya yakin anda adalah orang yng berpendidikan lumayan, tapi bahasa yng anda gunakan tidak lebih baik dibanding orang-orang yng tidak sekolah sama sekali, saya jadi terusik juga membaca koment2 anda yng sudah sangat jauh menyimpang dari inti tulisan awal yang hanya bersifat informasi khusus bagi kami "orang minang" untuk merenungkan kondisi suku kami dan mengingatkan agar kami lebih waspada, tapi kenapa anda muncul dengan koment2 pedas seperti itu, saya khawatir koment anda ini akan dapat memicu kebencian kami kpd orang2 non minang yng tidak seiman dng kami, dan hal sangat berbahaya dan jangan dianggap main2, jadi tolong gunakan bahasa yng santun bila ingin berkomentar, tks

      Hapus
  49. Islam itu Indah..
    InshaAllah ada balasan dari Allah S.W.T

    BalasHapus
  50. assalamualaikum wr wb

    salam semuanya...
    saya punya kisah...
    kampung saya di batusangkar, keluarga sudah menampung 1 keluarga mualaf dan 1 org yang katanya niat masuk islam...
    yang menariknya 1 kelurga ini ternyata klga yang kumpul kebo dan buronan dari suatu daerah, dan 1 orng ne masuk masuk islam karena ketertarikan dengan ajaran islam yang dibwa oleh Nabi Muhammad Saw. ketika sudah di islamkan dia kami kasih tempat tinggal dikasih makan dikasih pekerjaan karena ceritanya dia diusir oleh org tuanya karena mau masuk islam.

    singkat cerita ternyata kami sekeluarga dibohongi karena niatan untuk tinggal di batusangkar adalah untuk memantau situasi masyarakat dibatusangkar gimana cara mereka bisa untuk mengkristenisasikan masyarakat batusangkar. info bpak pernah mengkristenkan orng di pariaman sebanyak lebih kurang 250 org sewaktu musibah gempa di pariaman...

    BalasHapus
  51. Setujuu sangaaad samo koment nan mangatokan labiah baiak dicari kebenarannyo . Ado konfrensi dari keluarga besar buya hamka jan sampai namo keluarga besar beliau tercoreng dek segelintir urang nan mengakui kalo si Wili pengecut tu dari kalangan keluarga beliau ... Misionaris kristenisasi ko banyak cadiak buruaknyo dengan menghalalkan segala cara untuak mambuek anak nagarai murtad dan mengikuti agamo kristen nan kapia ... Dan sangat setuju sekali jo koment di ateh bahwasanya bahati2 lah jo tangan kanan dan entek2 si willi saroman si yanwar koto .. Paja kristen mambaok2 suku koto di dalam namonyo .. Najis ..

    BalasHapus
  52. Salamaikan ranah bundo dari kristen pantek tu.....
    Patuik di ulang di ulang parang badar nan ka duo liak......
    Awak urang minang sanak ....
    Musuh indag di cari kalau basobok pantang di ilak kan....??

    BalasHapus
    Balasan
    1. batua juo kecek sanak ko mah...
      asah lah ladiang di rumah tu lai..
      bia mode di ambon lo ranah minang ko lai..

      Hapus
    2. Ele ang mah yuang.... dangka utak ang.

      Hapus
    3. pakai otak n hati, jgn pakai otot n emosi.

      Hapus
    4. Pak ujang jan berang2 juo, mari kito rapekkan sajo barisan kito manjago nagari dan anak kamanakan kito, nan paralu kito intai sajo si Yanuardi Koto, bilo inyo kapulang kampuang agiah sajo palajaran, salasai kaji ciek

      Hapus
  53. ya allah tetapkan islam menjadi agama ku dan semua keturunan ku dan semua yang telah islam tetap islam tanpa ada agama lain..... amiiiinnnn........

    BalasHapus
  54. AnneAhira.com    Agama & Kepercayaan    Islam    Hadits
    Sabar dan Ikhlas Menghadapi Segala Permasalahan

    Ilustrasi sabar dan ikhlas

    Permasalahan Hidup

    Setiap manusia yang hidup di dunia pasti pernah mendapatkan suatu permasalahan dalam kehidupannya. Sabar dan ikhlas sulit dilakukan jika seseorang tidak mampu menyadari, bahwa segala sesuatu yang terjadi di dunia ini, pada hakikatnya hanyalah ujian. Kita sebagai manusia seringkali membahasakan ujian yang tidak menyenangkan sebagai sebuah permasalahan.

    Oleh karena itulah, kita seyogyanya mampu memandang permasalahan hidup tidak hanya dari sisi negatifnya saja, tapi juga dari sudut pandang lain yang bernilai positif.

    Misalnya saja, jika selama ini kita menganggap ujian sebagai sebuah peringatan bagi manusia yang lalai, maka ada baiknya juga jika sesekali kita menganggap permasalahan tersebut sebagai cobaan untuk kita agar bisa meningkatkan derajat keimanan kepada Allah.

    Berbagai permasalahan hidup yang seringkali dikeluhkan oleh manusia adalah mengenai harta fisik yang membuat kita sering merasa kekurangan. Padahal, materi seperti itu bukanlah hal utama yang harus kita kejar demi mendapatkan ridha dari Allah swt.

    Dengan adanya permasalahan tersebut, justru seharusnya kita merasa gembira karena hal tersebut berarti bahwa Tuhan memberikan perhatian lebih kepada kita sebagai umat-Nya.
    Beragam permasalahan yang diberikan Allah kepada kita juga merupakan refleksi bahwa kita merupakan orang yang diberi kemampuan dan tanggung jawab untuk bisa menghadapi dan menyelesaikan masalah tersebut.

    Mari kita amati firman Allah swt dalam Al Qur’an Surat Al Baqoroh ayat 115-157 yang artinya :“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar…”
    Juga coba kita lihat arti Al Qur’an surat Al ‘Ankabuut ayat 2 berikut ini : “Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi?”
    Perlu di INGAT!! Faktor yg sangat mmpengaruhi trjadinya murtad memanglah dr ekonomi!
    Kalo iyo awak urang Minang, yoo bibia wak juo modalnyo da... Utk brtahan iduik, kok jampang bakarajo samo atasan yg dak sa iman, yoo bapandai pandai, ijan sampai iman pulo nan tagadai, dangaan nan dek nyo, hilia an juo nan dek awak.
    Maaf, kalo ado salah, awk sendiri pun masih bnyak nan tingga . Cuma manambahi .
    السَّلاَمُُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

    BalasHapus
  55. Kami dari Lembaga Kajian Islam Kasurau mohon ijin untuk di copas di web kami www.kasurau.com

    Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silakan uda Faguza Abdullah. Jangan lupa menyebutkan sumbernya ya. Tks.

      Hapus
  56. toleransi yang sebenarnya apa??? kok masih ada juga yang mengalami kristenisasi??? apa itu hidup toleransi???

    BalasHapus
    Balasan
    1. masalah apa itu toleransi bisa baca lagi di buku2 kewarganegaraan atau pkn dari SD sampai SMP bro. klw masalah mengapa masih ada kristenisasi, selama msh banyak org yg belum mengenal Tuhan. dan masalah aturan melakukan pengajaran agama kristen itu setau saya ada aturan2-nya.

      ya tanpa kita sadari semua agama kan melakukan penyebaran agama. bukankah dengan film layar lebar dengan latar belakang agama, acara2 keceramah di tv itu bukan salah satu pemuridan juga?

      Hapus
    2. Hai sa berdampingan, saudaraku bungsui, jagalah bicaramu, jangan memancing mancing timbulnya kebencian dari sdr2 mu, kita ini ingin hidup dng aman,nyaman dan tenteram ditengah kesulitan hidup dinegara ini, jangan lagi ditambah-tambah dng masalah baru, komentar anda sangat berpotensi menimbulkan masalah khususnya kerukunan, janganlah sdr berlagak sbg irang yng paling pintar di bloog ini, tks

      Hapus
    3. @tanjung. maaf sblmnya klw kata2 saya sedikit pedas, bukan maksud utk berlagak sbgai org paling pintar di blog ini.
      tpi disini kan ceritanya, ada yang nanya apa itu toleransi, apa itu hidup toleransi? ya saya kan menyarankan "bisa baca lagi di buku2"

      dan saya bukan maksud menambah2 masalah, hanya mencoba memberikan argumen saya ttng pernyataannya. apakah saya salah saya memberi komentar dan pendapat, padahal saya berkomentar tidak anarkis?

      sekali lagi maaf klw menjadi salah tanggap.

      Hapus
  57. Itu sanak nan bacaruik caruik diateh tu woles broo... woleess...... bacaruik caruik ndak manyalasaikan masalah dow..... dan ndak paralu lo urang tu dimusuahi...... manga lo wak mancari cari musuah.... kalau manuruik ambo diperkuat se paga wak supayo ndak ado nan talok mancucuak cucuak kadalam rumah...... beres tu mah......

    Pisss brooo..... \_/

    BalasHapus
  58. habib alfarizi8 November 2013 14.57

    Benar.saya juga pernah baca buku it abdul wadud benar benar masuk kristen.mari kita hantam kristen anjiang itu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ele ang mah yuang.... dangka utak ang. ndak pernah sakolah ang yoo?
      urang urang bantuak wa ang ko nan mambuek buruak citra urang minang. asa ka malambai se muncuang ang.

      Hapus
    2. onde sanak-sanak ambo, iko salah satu bantuak kamanangan urang, mereka alah berhasil maantuakkan kito sama kito, manga kasampaik bacaruik caruik bana dan indak paralu pulo kito mangecekkan sanak kito indak bautak, nan paralu kiniiko adolah mmancari caro baa supayo urang awakko indak samapi tapangaruah, paliang tidak kito jago lingkuangan kito nan paliang ketek yaitu keluarga, anak kamanakan kito, itu labiah elok dari pado kito saling mancaci maki jo bacaruik-caruik, mari kito samo-samo ba-istigfar, untuang2 kito dilinduangi dan diampuni oleh Allah .... amiin

      Hapus
  59. Lihat lah di Dunia ini umat yang selalu kerjanya Perang dan saling membunuh saudaranya adalah umat islam, negara2 arab tiap hari pasti ada berita bom bunuh diri. Ya syiah lawan syunni lah, ahmadyah lawan sunni lah, dll. Tidak ada buah yang buruk didapatkan dari pohon yang baik, jadi tidak mgkn ajaran yang baik menghasilkan peperangan melulu dan selalu menyebar kebencian. Penginnya perang melulu dan pengin hidup di zaman onta..

    BalasHapus
  60. uda mkasih banyak informasiyo,kalo g salah uda kalo seseorang minang pindah agama dia tidak lagi disebut orang minang uda,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepakat uda Michel. Tapi bagaimanapun tentu tidak bisa dihapus dari catatan sejarah bahwa ia awalnya berasal dari ranah minang.

      Hapus
  61. jawanisasi, di jawa dalam satu keluarga kakak jadi kua adik jadi pendeta biasa saja, demikian abdul wadduud menjadi badud kalau masih hidup wajib masuk rumah sakit gadud, setelah mati pastilah masuk neraka jahim.

    BalasHapus
  62. dari komentar semua di atas semua membenarkan diri sendiri,menurut saya ada sedikit yang saya kuti dan hikmat dari semua nya komen diatas yaitu
    "Ingat tidak ada Buah yang baik dihasilkan dari Pohon yg tidak baik, jadi ingat jika perbuatanmu baik berarti agamamu juga baik, karena ngak mgkn buah yang baik didapat dari semak belukar yang berduri. Jadi hasilkan lah buah2 kebaikan" kalian simak saja lah yg dalam tanda petik. salam damai dan kasih.terimakasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Coba anda pelajari sejarah dunia, dimana pernah ada umat/negara islam yg melakukan genosida/pembunuhan sistematis utk menghabisi suatu kaum/umat lain. Apakah ini ajaran kasih dari "pohon yg baik" itu.??

      Hapus
  63. ini kok aku ngelihat komentar2 diatas ada penghinaan agama tertentu ya?? pdahal setiap agama kita sepandangan mengenai perbedaan agama "agamamu ya agamamu, agamaku ya agamaku". kenapa pada menaburkan penghinaan. tidakkah ingat kita, klw semua agama mengajarkan perdamaian, membalas kejahatan dengan kebaikan.? atau pemikiran saya itu SALAH, ALIAS ada agama yang mengajarkan membalas kejahatan dengan kejahatan?

    untuk masalah toleransi, klw ngk suka INDONESIA ITU TOLERANSI, MENDING BIKIN NEGARA LAIN AJA, yang ngak ada toleransinya. ini INDONESIA bro... Para pahwalannya juga berjuang dengan rasa toleransi tinggi serta kerjasama... pada lupa kah???

    BACA BACA LAGI deh buku yang bener, jgn buku yng membuat pola pikir jadi sesat.

    maaf kalau ada salah.

    BalasHapus
  64. Diperkosa baru di Babtis???? aliran setan kali? aya-aya wae..

    BalasHapus
    Balasan
    1. ngarang itu mah jang!

      Hapus
    2. Ngarang? Silakan googling berita persidangannya. Mikir buyuang....

      Hapus
  65. Hukum yang Terkait dengan Orang Murtad

    1. Orang yang murtad harus diminta bertobat sebelum dijatuhi hukuman. Kalau dia mau bertobat dan kembali kepada Islam dalam rentang waktu tiga hari maka diterima dan dibebaskan dari hukuman.

    2. Apabila dia menolak bertobat maka wajib membunuhnya. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang mengganti agamanya maka bunuhlah dia.” (HR. Bukhari dan Abu Dawud)

    3. Kemurtadannya menghalangi dia untuk memanfaatkan hartanya dalam rentang waktu dia diminta tobat. Apabila dia bertobat maka hartanya dikembalikan. Kalau dia tidak mau maka hartanya menjadi harta fai’ yang diperuntukkan bagi Baitul Maal sejak dia dihukum bunuh atau sejak kematiannya akibat murtad. Dan ada pula ulama yang berpendapat hartanya diberikan untuk kepentingan kebaikan kaum muslimin secara umum.

    4. Orang murtad tidak berhak mendapatkan warisan dari kerabatnya, dan juga mereka tidak bisa mewarisi hartanya.

    5. Apabila dia mati atau terbunuh karena dijatuhi hukuman murtad maka mayatnya tidak dimandikan, tidak disholati dan tidak dikubur di pekuburan kaum muslimin akan tetapi dikubur di pekuburan orang kafir atau di kubur di tanah manapun selain pekuburan umat Islam (lihat At-Tauhid li Shaffits Tsaalits ‘Aliy, hal. 33)

    BalasHapus
  66. Memang inilah ajaran sesat " orang mau pindah agama aja harus di bunuhdan ngak harus dikubur di kuburan orang kafir, kamu jadi pembunuh aja dah kafir " ngeri dan sadis ni ajaran.. ampun dah serba bunuh membunuh

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya setuju dg yg diatas..itu sudah ketentuan dr hukum islam..bukan masalah sadis atau nggaknya..karna murtad adalah dosa yang sangat besar..

      Hapus
    2. saya justru heran dengan komentar anda mengenai pembunuhan seorang murtad. ingat yang ditentukan untuk dibunuh dalam peraturan diatas bukan kafir seluruhnya melainkan hanya yang murtad saja. ini sudah peraturan agama kami. kalau anda tidak menganut agama tersebut dan tidak percaya pada ajarannya (selayaknya, bukan?) lalu mengapa anda masih risih dengannya? artinya jauh dalam lubuk hati anda, anda meyakini aturan agama kami benar. :))

      Hapus
  67. Keluar aslinya bahwa isinya hanya " bunuh membunuh " ampu DJ... kalau ngak mau punya agama mang knapa, lu keberatan ama keluarga lu..

    BalasHapus
  68. Saya kasihan sama Buya HAMKA dan keturannya, sebab secara nasab islam wadud sah adik Buya.Beliau ulama yang paling gigih dan berhasil membawa orang kekebenaran sejati yaitu Islam, tahu ditusuk dari belakang oleh adik kandung sendiri. Andai kata beliau hidup waktu adiknya terpedaya itu pasti beliau marah besar. Pasti belia akan berdebat bagi orang yang menipu adiknya... mudah2an anak beliau bisa menjaga istikhomah dan harus dicegah bagi golongan kristen memamfaatkan nama wadud sebagai bahan propaganda untuk mengajak orang keagama Paulus tersebut....

    BalasHapus
  69. Setelah membaca bara pendapat diatas,saya mengambil kesimpulan bahwa semuanya tergantung manusia itu sendiri,apakah dia mempunyai iman yg kuat u mempertahankan agamanya atau goyah karna sebuah faktor..baik itu masalah ekonomi,politik,dan sosial budaya,,yg perlu kita ketahui bahwa menuju jalan Allah SWT itu seperti mendaki gunung,,terkadang kita lelah dan berhenti,sama halanya dg iman terkadang iman kita turun sehingga kita berbuat dosa..maka dari itu saudara2 ku. benteng lah diri kita dg iman yg kuat,tingkatkan lah ibadah kita,jauh kan lah hal2 yg dapat menghancurkan kita,,dan hindarilah perbuatan maksiat..agar hati kita selalu dilindungi oleh Allah SWT. dan yang terpenting hindarilah perpecahan antar sesama muslim...karna kita semua Umat yang selalu dirindukan Rasulullah SAW..subahanaAllah

    BalasHapus
  70. Toleransi adalah salah satu cara tipudaya dan muslihat golongan itu karena bagi islam toleransi adalah bagiku agamaku bagimu agamamu tidak ada kompromi soal akidah dan terkadang pemahaman yang dangkal menjadikan kita sebagian dari umat islam cendrung permisif ,plural dalam kemajemukan yang nantinya akan mudah terjeret kedalam budaya hedonisme yang mempermulus langkah mereka dalam menuntaskan misi misinya

    BalasHapus
  71. Bagi kami orang minang asli ( ambo rang kurai kiktinggi ) ABS SBK sudah menjadi falsafah dalam .setiap sendi kehidupan jadi.







    Kami sangat tidak menerima segala bentuk
    kegiatan pemurtadan karena berdasarkan UUD dan nilai nilai luhur PANCASILA sangat tidak dibenarkan mengembangkan ajaran agama anda kepada orang yang sudah beragama ( beda agama)

    BalasHapus
  72. Mari kita jaga bumi minang dari segala bentuk pemurtadan dimulai dari anak dan kamanakan kita

    BalasHapus
  73. Selamat pagi semua..
    Sewaktu Saya membaca tulisan ini saya agak kaget sebenarnya..
    Menurut saya ini sudah menyinggung SARA dan bisa menimbulkan kesalahpahaman antara pemeluk agama yg 1 dengan yang lainnya...
    Kebetulan Saya seorang kristen dan saya juga punya banyak teman yg berlainan agama dengan saya..
    Bagi saya semua agama itu baik.
    Dan menurut saya, agama itu tidak bisa dijadikan identitas suatu suku atau penduduk daerah tertentu..
    Sebagai contoh orang bali yg mayoritas hindu..apakah itu berarti warga bali tidak boleh memeluk agama selain hindu?? Atau mungkin orang ambon yg kental dengan kristennya..apakah dengan begitu orang ambon tidak boleh memeluk agama lain selain kristen??
    Atau mungkin suku tionghoa yang kental dengan agama budha atau konghucu..apakah mreka jg ga boleh memeluk agama lain?? Buktinya Pak Anton Medan aja beragama islam..
    Ini menunjukkan bahwa agama ini adalah pilihan kita masing2..
    dimana kita bisa bertumbuh dan berbuat baik, itu adalah pilihan kita masing2..
    Ingat teman, memeluk agama itu adalah hak kita masing2, ga peduli apa sukumu, apa sukuku..dan ingat, semua agama itu baik..
    Mengenai "kekristenan" dan "pemuridan" diatas, saya pikir itu bukan suatu paksaan..banyak orang islam yg pindah ke agama lain, begitu jg org yg beragama lain pindah menjadi seorang muslim..tapi lagi2 itu pilihan masing2 teman..jika memang dengan berpindah agama seseorang bisa menjadi orang yg lebih baik dan menemukan kecocokan, why not??
    Jadi, hargailah hak setiap orang dalam memeluk agama...
    Saya harap kedepannya penulis bisa lebih bijak dalam menulis artikelnya supaya tidak menimbulkan sesuatu yg bisa memecah kerukunan umat beragama..salam..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bung, saya kira penjelasan saya kepada Richard Dome sebelumnya di atas cukup jelas. Silakan baca lagi dan pahami. Terimakasih.

      Hapus
    2. anda tidak mengerti aturan minang.. jangan bicara mengenai apa yg tidak anda mengerti. dalam aturan minang, murtad / keluar dari islam = keluar dari suku / tidak diakui lagi sebagai seorang minang. sesederhana itu.

      Hapus
  74. Dalam Islam :
    1) Manusia dibebaskan Allah dalam memilih agama dan keyakinannya (yg tentu saja dengan konsekwensi thd pilhannya tersebut (lihat QS 2 : 256)

    2) Beragama dan memeluk keyakinannya itu pun harus dengan ilmu pengetahuan, tidak dibenarkan ikut-ikutan, sebab akan ada pertanggung jawabannya nanti (lihat QS 17 : 36 )


    Nah karena beragama (baca masuk kedalam Islam) harus dengan kesadaran penuh untuk menghambakan diri secara penuh kpd Allah yg di "Ikrarkan" dengan "Janji setia" dalam kalimah "Syahadatain".

    Jadi konsekwensi logis pula apabila orang murtad di hukum seperti disebutkan sahabat kita seperti diatas.

    Pertanyaannya pula, apa pantas orang yg tanpa ilmu dan kesadaran dan belum pula ber "ikrar" dihukum spt itu ? Dan pada saat sekarang ini siapa pula yg "bisa" menghukumnya ?

    Mari kita berfikir, dan lihatlah "sunnah" nabi kita SAW dalam mem "praktekkan" Qur'an dimuka bumi ini, agar terjadi apa yg namanya "Rahmatan lil Alamin"

    WaLLahu Alam bish Shawab

    BalasHapus
  75. Dalam Islam :
    1) Manusia dibebaskan Allah dalam memilih agama dan keyakinannya (yg tentu saja dengan konsekwensi thd pilhannya tersebut (lihat QS 2 : 256)

    2) Beragama dan memeluk keyakinannya itu pun harus dengan ilmu pengetahuan, tidak dibenarkan ikut-ikutan, sebab akan ada pertanggung jawabannya nanti (lihat QS 17 : 36 )


    Nah karena beragama (baca masuk kedalam Islam) harus dengan kesadaran penuh untuk menghambakan diri secara penuh kpd Allah yg di "Ikrarkan" dengan "Janji setia" dalam kalimah "Syahadatain".

    Jadi konsekwensi logis pula apabila orang murtad di hukum seperti disebutkan sahabat kita seperti diatas.

    Pertanyaannya pula, apa pantas orang yg tanpa ilmu dan kesadaran dan belum pula ber "ikrar" dihukum spt itu ? Dan pada saat sekarang ini siapa pula yg "bisa" menghukumnya ?

    Mari kita berfikir, dan lihatlah "sunnah" nabi kita SAW dalam mem "praktekkan" Qur'an dimuka bumi ini, agar terjadi apa yg namanya "Rahmatan lil Alamin"

    WaLLahu Alam bish Shawab

    BalasHapus
  76. Saya pikir, kita jangan menyalahkan/mencerca/menghina orang lain seperti kejadian tulisan di atas. Tapi bagaimana kita bersama-sama melakukan penguatan terhadap generasi muda minangkabau agar paham dengan agama dan punya ideologi yang kuat.

    Mari kita saling membantu sesama kalau ada kesulitan secara ekonomi. Karena kemiskinan itu mendekati pada kekufuran. Jadi kalau kita membiarkan saudara kita se iman dalam kelaparan dan himpitan ekonomi berarti kita tidak peduli dengan kesalatan iman dan islam.

    BalasHapus
  77. Buat anonim 18 nov saya memaklumi pendapat anda karena anda bukan putra minang kebebasan beragama adalah hak azazi sejauh tidak ada pemaksaan ,intimidasi ,dan tipudayasemua agama sama baiknya dimata Anda memang bisa diterima dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara namun soal akidah dan syariat tentu mempunyai pemahaman yang berbeda jadi minang kabau memang mengidentitaskan muslim sebagai pribadinya

    BalasHapus
  78. Untuk doni ayah zie trima kasih tanggapannya..
    Betul memang saya bukan orang minang..
    Tetapi kalau saya lihat tanggapan anda, sepertinya anda "mengharuskan" semua orang minang itu "harus" beragama islam..bagaimana kalau memang jalan hidupnya memang bukan untuk islam?? Apakah masih harus dipaksakan?? Kebetulan saya ada beberapa teman orang padang yang beragama kristen dan katolik..tp mereka tetap saja diterima dilingkungannya..tidak seperti yang anda katakan "kalau orang minang tidak islam, bukan orang minang"..
    Agama bukanlah identitas suatu suku ataupun ras tertentu..
    Agama juga tidak pernah bisa dipaksakan..
    Saya melihat sepertinya anda dan pembaca lain disini melihat kristenisasi itu merupakan suatu bentuk pemaksaan dalam memeluk agama kristen..
    Saya bisa katakan itu bukan suatu paksaan..apalagi intimidasi..saya rasa pengertian itu sudah melenceng jauh..masuk agama manapun tidak ada paksaan..semua lagi2 tergantung hati dan keyakinan kita..yakin dan bisa bertumbuh di islam, ya pilihlah islam..yakin dan bisa bertumbuh di agama lain, ya silahkan pilih agama tersebut..
    Dan satu hal lg tentang murtad..
    Murtad itu kan meninggalkan Tuhan..
    Sementara berpindah agama itu bukan meninggalkan Tuhan..
    Toh sebenarnya kita itu kan menyembah 1 Tuhan, namun namanya saja yg dibedakan..seperti islam Allah SWT, kristen katolik Yesus, hindu sang hyang widhi dsb..toh semuanya masih sama2 menyembah Tuhannya..lalu, dimana letak murtadnya??
    Menurut saya seseorang dikatakan murtad apa bila dia meninggalkan semua ajaran2 agama dengan melakukan perbuatan2 yang tercela, menyembah setan, tidak pernah sembahyang...cukup jelas bukan??

    Saya sangat berharap sekali semua orang bisa berpikiran terbuka mengenai hal yg sensitif ini..karena dengan pikiran2 kita yg kolot, saya pikir ini bisa memunculkan kefanatikan dan perpecahan di lingkungan kita semua..
    Mari saling menghormati apapun agama yg sudah dipilih oleh orang2 disekitar kita..
    Ingat, semua agama itu baik..:))
    Salam..

    BalasHapus
  79. Kepada Anonim, banyak pernyataan anda yang salah dan melenceng. Jika anda sesat, maka anda sesat saja sendiri, jangan mengikut-ikutkan orang lain.

    1. Anda bilang: "Sementara berpindah agama itu bukan meninggalkan Tuhan.." Salah. Menurut Islam, keluar dari agama Islam, berarti sama artinya dengan menganggap Tuhan tidak ada. Di agama lain, Tuhannya berbeda dengan Islam.

    2. Anda bilang: "oh sebenarnya kita itu kan menyembah 1 Tuhan, namun namanya saja yg dibedakan..seperti islam Allah SWT, kristen katolik Yesus, hindu sang hyang widhi dsb..toh semuanya masih sama2 menyembah Tuhannya..lalu, dimana letak murtadnya??" ----- di sini nampak sekali anda bodoh tentang agama Islam. Menyama ratakan saja. Apakah sama Allah SWT dengan Yesus dan Tuhan lainnya? Tidak. Kenapa? Pelajari bagaimana konsep Tuhan di agama lainnya lalu bedakan dengan Islam. Apa sama? Islam punya Nama-Nama Baik 99 (Asmaul Husna), sementara di agama lain? Cuma satu. Tidak percaya, bedah sendiri Injil yang anda percayai itu.

    3. Anda bilang: "Menurut saya seseorang dikatakan murtad apa bila dia meninggalkan semua ajaran2 agama dengan melakukan perbuatan2 yang tercela, menyembah setan, tidak pernah sembahyang...cukup jelas bukan??" ------ anda tolol, ini namanya athesis, alias tidak punya agama. Kalau murtad, artinya keluar dari Islam. Jika seseorang pernah menjadi Muslim, lalu keluar dari Islam, maka ia disebut Murtad. Tapi jika dia tidak pernah menjadi Muslim dan percaya pada suatu agama, maka ia disebut sebagai non-Muslim. Paham?

    4. Anda bilang: "Saya sangat berharap sekali semua orang bisa berpikiran terbuka mengenai hal yg sensitif ini..karena dengan pikiran2 kita yg kolot, saya pikir ini bisa memunculkan kefanatikan dan perpecahan di lingkungan kita semua.." --- malah kolot rasanya apabila kita sendiri yang tidak mau memahami agama Islam terlebih dahulu, tapi berani-beraninya menghina Muslim. Sudah mengertikah anda tentang Islam?

    5. Anda bilang: "Mari saling menghormati apapun agama yg sudah dipilih oleh orang2 disekitar kita..
    Ingat, semua agama itu baik..:))" ---- silahkan pelajari agama-agama di dunia, maka anda akan mengerti bahwa tidak semua agama baik. Dan, terutama, agama bukan barang pilih memilih. Agama adalah soal keyakinan kepada Tuhan, Sang Pencipta Alam Semesta.

    6. Anda bilang: "Tetapi kalau saya lihat tanggapan anda, sepertinya anda "mengharuskan" semua orang minang itu "harus" beragama islam..bagaimana kalau memang jalan hidupnya memang bukan untuk islam?? bla bla bla..... manapun tidak ada paksaan..semua lagi2 tergantung hati dan keyakinan kita..yakin dan bisa bertumbuh di islam, ya pilihlah islam..yakin dan bisa bertumbuh di agama lain, ya silahkan pilih agama tersebut.." ------ komentar seperti ini sudah banyak saya temukan dari rekan-rekan non-Muslim. Ada perasaan bangga yang mereka miliki ketika berhasil membuat Muslim lalai dalam ibadahnya, dan bangga telah memurtadkan mereka. Sudahkah anda tahu, bahwa banyak dari golongan agama lain yang sudah "mumpuni" ilmu agama mereka masing-masing malah berpindah ke agama lain? Dan mereka-mereka itu bukan orang bodoh, malah yang berpendidikan, cerdas, berharta, dan tidak butuh kasihan dari manusia... Jadi, intinya, bagi yang bukan Muslim, dan tidak pernah belajar Islam, dan tidak pernah membaca Al-Qur'an, jangan sekali-kali anda meremehkan Islam. Kenapa? Buktikan saja sendiri. Oke? Think about it. Pelajari Islam. You will be a Muslim someday. Like it or not. Allah SWT gives Hidayah to people whom He loves unconditionally. :)

    BalasHapus
  80. Semoga kita kaum MUSLIMIN selalu dalam lindungan ALLAH SWT...
    Amin Ya Rob..

    Untuk mu agama mu... Untuk kami org Minangkabau adalah ISLAM..

    Isya Subuh Lohor Magrib Isya (ISLAM)...
    Jadikanlah sabar Dan sholat sbg penolongmu...

    BalasHapus
  81. Untuk anonim yg jam 15.44..
    Saya pikir justru anda yg harusnya belajar tetntang agama2 kl menurut anda tidak semua agama itu baik..padahal kata anda sendiri, agama itu soal keyakinan iman kita..kl anda orang ahmadiyah, menurt anda ahmadiyah baik dong ya??pdhl kmrin di berita katanya ahmadiyah sesat dsb..
    Sebenarnya Saya agak bingung membaca komentar anda karena komentar anda saling berbantahan..mungkin coba anda bisa mereview kembali tanggapan anda dan coba mencari sumber2 yg akurat..

    Inti yang ingin saya sampaikan hanya hargailah pilihan orang lain dalam beragama..mau suku apapun kamu dan lingkungan sekitarmu, hargailah pilihan mereka..kalau memang minang harus islam, mungkin bisa usulkan ke presiden supaya minang dibuatkan negara sendri yang berdasarkan islam, bukan pancasila..karena minang masih berada di wilayah indonesia dan indonesia bukan negara islam, maka ya hargailah pilihan orang2 dilingkunganmu..jangan malah dikucilkan dan ditolak kalau ada orang minang yang tidak beragama islam..secara ga langsung malah seperti ada "pemaksaan" disitu..
    Ingat ada semboyan "bhineka tunggal ika" ?? Kl ga mungkin bisa dipelajari lagi mengenai semboyan kita tersebut..
    Berpikirlah maju teman, jangan berpikir yang negatif2 aja tentang agama lain..
    Saling lah menghormati, bukan malah saling mencaci..

    Mungkin saya sarankan kepada penulis blog ini untuk menghapus tulisannya atau memperbaharui tulisannya supaya tidak terjadi kebencian antar pemeluk agama..terutama untuk orang2 minang yg tidak memeluk agama islam..

    Salam..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sekali lagi saya tegaskan untuk anda yang menyesalkan tulisan ini : Silakan baca jawaban saya untuk Tuan Richard Dome sebelumnya di atas. Pahami dan renungkan.

      Selanjutnya saya rasa perlu saya tambahkan untuk anda yang BUKAN orang Minang, anda tidak akan pernah memahami esensi tulisan ini. Artinya komentar anda akan SELALU berada diluar konteks. Saya jamin itu!

      Terimakasih.

      Hapus
  82. Tambahan untuk anonim jam 15.44..
    Setelah Saya baca2 lg komentar anda,,sadarkah anda kalo anda juga sedang melakukan kegiatan Islamisasi kepada saya??
    "Jadi, intinya, bagi yang bukan Muslim, dan tidak pernah belajar Islam, dan tidak pernah membaca Al-Qur'an, jangan sekali-kali anda meremehkan Islam. Kenapa? Buktikan saja sendiri. Oke? Think about it. Pelajari Islam. You will be a Muslim someday. Like it or not. Allah SWT gives Hidayah to people whom He loves unconditionally. :) "

    Tu kalimatnya..sadar kah?? :))
    Saya pikir si agama apapun pasti akan melakukan hal demikian untuk mengajarkan kebenaran..jadi, jangan menganggap proses "pengajaran" itu jelek..lagi2 semua tergantung iman kita yakin nya dimana..

    Salam...

    BalasHapus
  83. astagfirullah kalau masih hidup hamka insya allah ia akan menangis karena ada keluarga besarnya masuk kristen ( * hanya ini yang bisa saya ucapkan assalamualaikum * )

    BalasHapus
  84. Diskusi yg sangat menarik sekali.. saya jadi teringat ketika kami dari MAN/MAKN koto baru padang panjang dan kawan" dari Thawalib melakukan demo besar"an ke Padang (tepatnya pd waktu Sidang Yanuardi di Pengadilan, klo ga salah di jalan Khatib Sulaiman). Kami waktu itu naik bis ANS yg berjumlah 5 bis. Demo waktu itu sempat memanas, krena Yanuardi Koto hanya di vonis utk kasus pemerkosaan. Kami waktu itu kecewa dg putusan hakim. Dan waktu itu juga kami hampir aja bentrok dg teman" kristiani (ntah siapa yg provokator waktu itu). Pemerintah waktu itu terkesan agak sedikit tutup mata, krena maklum waktu th 1998 tsbt masih riskan ttg isu agama ini. Kami pulang waktu itu diantar oleh 15 buskota padang ke padang panjang dan bukittinggi.

    BalasHapus
  85. stop debat ga jelas dengan non muslim
    gimanapun mereka tetap akan membawa slogan "semua agama sama"
    giamapun dimata kita tetap agama kita yang terbaik
    jangan terpancing dengan debat2 dangkal yang ga jelas dan melebar kemana mana

    BalasHapus
    Balasan
    1. pantek amak ang...

      Hapus
    2. agama atau jalan terbaik ya mengikuti ajaran Isa Almasih..!

      Hapus
  86. Tak ada Orang Minang yang bukan islam. kalau tak Islam, pupus statusnya sebagai orang minang. Minang itu Adaik basandi Syara', Syara' basanmdi Kitabullah. Salasai....

    BalasHapus
  87. artikel yg sangat informatif, tapi sebelumnya saya minta maaf karena ada beberapa kata yang seharusnya dihindari penulis, karena yang membaca artikel ini ga hanya orang Islam saja..

    kalimat di paragraf ke-2 :
    "Batin ambo seolah tak rela jika darah para ulama besar tercemar dengan terbitnya buku ini."
    sepertinya akan menyulut emosi jika yang membaca adalah umat non-muslim.

    maaf Uda/Uni admin, sambo urang Minang lo, Muslimah Minang. Manjunjuang sangaik adat basandi syarak-syarak basandi kitabullah. Saya juga sangat tidak setuju dan sangat tidak menyukai pemurtadan dan semacamnya. Tapi alangkah baiknya lagi kalau kita perlihatkan Islam ini agama yang damai.
    Maaf kalau komentar ini membuat penulis tersinggung, tapi alangkah baiak kalau awak tunjuak-an Islam ko agama damai, nan indak maajak parang, manjago lisan samo pemilihan kato nan indak menyulut SARA

    maaf bana kalau komentar ko manyingguang.. Ambo maagiah saran sabateh ilmu nan ambo punyo, mudah-mudahan ditarimo dek Uda/Uni admin (penulis). Tarimokasih :)
    Wassalam..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Uni Nadia Qorina, terimakasih atas komennya. Tapi sejujurnya itulah yang saya rasakan. Mungkin karena saya dibesarkan di era Buya Hamka. Masih terngiang2 di telinga saya suara serak2 teduh Buya Hamka dalam menyampaikan kaji di TVRI dulu. Mungkin uni Nadia belum pernah mendengar Buya memberi ceramah? Cobalah cari di youtube. Saya yakin Uni Nadia akan membenarkan, paling tidak memahami apa yang saya rasakan.

      Kalau berbicara masalah menyulut emosi, judul buku ini jauh lebih menyulut emosi (untuk orang Minang) daripada kalimat saya diatas. :)

      Cobalah uni Nadia inok manuangkan agak sebentar sebagai seorang Muslimah Minang.

      Tarimokasih kembali :)

      Hapus
    2. Uda Ntonk ysh, bukankah selayaknya Uda lbh arif dlm berpendapat, terlebih krn Uda menulis "...Mungkin karena saya dibesarkan di era Buya Hamka."?

      Jika seseorang beriman kpd Allah dan itu berbeda keyakinan dgn Uda, lbh bijak introspeksi diri dgn teduh & menyampaikan keluh kesah kpd Tuhan Yang Maha Kuasa dan Maha Adil.

      Hapus
  88. Gak usah berdebat dengan orang kristen sanak kasadonyo... jadikan informasi di blog ko untuak manambah keimanan kito k Allah SWT.... dan berhati2 dengan kegiatan permurtatan yg tajadi di minang jago diri kito jo keluarga minang sadonyo dari aksi pemurtatan ko... hal iko tajadi dek urang minang lah tapacah2 ndak peduli jo lingkungan n kampuangnyo nyo lai... mari kito sebarkan info adonyo aksi pemurtatan nan tajadi d minang ko k saluruh urang minang bia kito kasadonyo bahati2....

    BalasHapus
  89. onde mande.kalau kristen ya bukan minang?

    BalasHapus
  90. Iko palajaran untuak awak sadoalah nyo.. sadang adiak Buya HAMKA sajo kanay apolay kito..
    Ada kaba juo cucu Buya Hamka - anak Rusdi Hamka nan padusi (nan alumnus IPB) alah kanay permutad an juo..

    BalasHapus
  91. Ndk ado cucu 2 buya hamka murtad do sanak,ambo alah selidiki dan ruponyo anaktu misionaris kristen yg mngaku cucu buya hamka tujuannyo adolah mngajak umat muslum murtad dg pura2 sebagai cucu buya...kami lah dapek informasi dibandung dan itu karajo misionaris kapie laknat...harap diingek untuak dunsanak2 supayo berhati dg misionaris inyo akan melakukAn sagalo hal untuak ma murtadkan umat islam....

    BalasHapus
  92. Untuak dunsanak2 ambo. Mari kito ucapkan Astaghfirullahal Azhiim. Salamoko awak lah lengah ka agamo awak, dek masiang2 awak lah mamantiangkan materi di ateh sagalo-galonyo. Awak lupo jo tujuan kito nan sabananyo. Mari kito jadikan tulisanko sebagai pambangkik kasadaran kito ateh kalalaian kito salamoko. Tapi di baliak itu, yakinlah bahaso Allah pasti akan tatap manjago agamo awak. Islam ndak akan pernah mati, Al-Quran ndak akan pernah lenyap di muko bumi walaupun saluruah urang minang atau urang Indonesia sakalipun kamurtad sadonyo. Faktanyo labiah banyak urang non Muslim yang masuak Islam dari pado urang Muslim yang murtad tarutamo dari kalangan negara-negara maju. Urang yang masuak Islam tu pado umumnyo dari kalangan cendikiawan dan ilmuan. Ndak ado nan kelas bawah doh. Sadangkan urang Islam nan murtad umumnyo urang nan bansaik, ndak bailimu atau dek ndak pandai manahan napasu. Bukankoh kefakiran mendakekan urang kapado kekafiran? Bukankoh urang nan bailimu ditinggikan ALLAH babarapo darajat? Bukankoh Al-Quran manyabuik an bahaso sasungguahnyo urang nan takuik ka ALLAH itu hanyo urang nan baiilimu? Tugas kito salanjuiknyo kok iyo kito ingin Islam abadi di Minangkabau adolah mangupayokan agar anak kamanakan kito ndak ado nan malaraik, indak ado nan indak sakola, indak ado nan indak mangarati jo agamonyo. Caronyo baa? Tiru non-muslim. Baa kok mereka bisa! Padohal mereka ndak mengenal shadakah, infak, wakaf, atau pun zakat. Sabananyo Islam alah mambukakan jalan ka awak, tapi awak ndak bisa mangalola potensiko. Jadi, kalau ado urang nan mancaliak miriang jo kaadaan awak, bukan Islamnyo nan salah, tapi umaiknyo nan indak mangarati. Urang Islam indak maju ndek indak mangamalkan ajaran Islam, samantaro urang non Islam maju dek maninggakan ajaran agamonyo. Manuruik pandapek ambo, jalan kaluanyo adolah dengan mambuek lembaga/wadah nan bisa mauruih peningkatan ekonomi dan pendidikan anak kapanakan kito, sahinggo mereka ndak bisa dirayu atau dipabodoh dek urang non muslim. Apo salahnyo kalau infak, sadakah, wakaf, jo zakat tu batua-batua awak gunokan untuak maentaskan kamiskinan jo pambarian beasiswa untuak cucu kamanakan awak nan indak mampu. Apo lai banyak pangusaho-pangusaho Minang nan berhasil. Mereka memiliki kewajiban sosial untuak mambantu anak kamanakannyo. Salamoko ambo liek, dunsanak-dunsanak awak nan kayo tu hanyo gilo mambangga-banggakan kakayoannyo sajo ka urang bansaik. Indak nak kamanolong inyo doh. Beda jo urang non muslim. Mungkin mainset nan sarupo ikolah nan ka kito ubah. Tarakhir pasan ambo, jan tanggapi komentar-komentar non muslim nan indak bakatantuantu. Indak ado gunonyo tudoh! Dari komentarnyotu alah tau awak tu baa bana sipaik mereka itu. Jaleh bana urangtu manginginkan konfrontasi jo awak. Tapi jan tapangaruah, biaanselah, jan tanggapi.... sakali lai jan ditanggapi.... mohon jan ditanggapi. Nabi awak malarang awak berdebat jo urang nan indak saiman kecuali jo caro-caro nan bijaksano. Mari kito mambahas jalan kalua masalah kito sasuai tujuan tulisan di blog ko. Sakali lai tolong jan ditanggapi komentar-komentar mereka tu ! Kalau paralu admin tolong hapuihse satiok komentar nan bisa manimbuakan baniah-baniah pamusuahantu. Tarimo kasih.

    BalasHapus
  93. Kemuliaan hidup seseorang tidak ditentukan oleh agama yang dianutnya, tetapi oleh karakter, cara dan karya hidupnya.

    BalasHapus
  94. Pahit banget hidupmu dengan phobia kristenmu. Bisakah islam menghilangkan Isa dari Al Quran ?

    BalasHapus
  95. .....PERGILAH....Jadikan semua bangsa menjadi muridKu dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus.......dan Aku akan menyertai kamu sampai akhir zaman.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kamu ngomong apa ??srwaktu disalib Selamatkan diri saja siyesus gk sanggup dan merengek2 mnta diampuni lah kamu kok malah sembah dia...dan satu lgi tak ada satupun dalam kitab kristen mngatakan yesus itu tuhan.

      .satu lgi nih ya,kabarnya yesus lgi direndam pake tinja dineraka(galatia)...

      Hapus
  96. hmmm. keep calm dunsanak. saya juga orang minang. tapi ada hal yg rasanya penting nih yg mau saya sampaikan. perihal keyakinan agama kita semua sewajarnya sudah sama-sama ngerti kalau itu pilihan individu. masalahnya proses pencapaian spiritual itu seharusnya terjadi secara natural melalui deep thinking dan pembelajaran yg dimulai dari niat yg baik dari diri sendiri untuk mendapatkan pencerahan, tp masalahnya proses pemelukan agama yg kita alami kan seringkali terjadi tidak natural. Jujur saja, saya Islam karena bapak dan ibu saya muslim. titik.

    Saya pribadi mengutuk hal yg terjadi pada wawah, karena sudah ada faktor pemaksaan disana. Tapi jujur saja walaupun saya mau, saya masih tidak bisa mengutuk kristenisasi yg terjadi di ranah minang (jika pun itu benar2 ada), karena jujur saya gak tau apa bedanya kristenisasi yg terjadi sekarang dengan Islamisasi yg dilakukan kaum padri atas kaum adat di ranah minang dulu. Bagaimana saya bisa mengutuk sedangkan saya Muslim dan saya tahu keyakinan yang saya anut sekarang adalah hasil pertumpahan darah?. Menurut saya, kalau ada pihak yang mau marah soal pemaksaan keyakinan ini, mungkin pihak tersebut adalah para leluhur minangkabau terdahulu yang menganut paham animisme. Minangkabau bukan dari awal basandi kitabullah. Minangkabau basandi kitabullah setelah terjadi "invasi" dari kaum padri. Kebijaksanaan leluhur kitalah yang membuat Islam dapat menyatu dengan adat. Ingat, Islam tidak pernah benar2 menaklukan adat, masih ada kompromi disana. Masih ada paham matriakat yg bertahan sampai sekarang di minangkabau. Sebuah paradoks bahwa matriakat dapat berlaku dalam komunitas Muslim. Sebuah bukti bahwa kearifan lokal bisa menyelesaikan konflik.

    Sebagai muslim, saya yakin setiap agama pasti mengajarkan kebaikan pada pengikutnya. Ukuran benar salah sebuah tindakan adalah kebaikan itu sendiri, petunjuknya adalah hati nurani. menyampaikan kebaikan artinya tidak memaksakan. Jika sebuah agama sudah disampaikan lewat paksaan, manipulasi, konflik, dan hal-hal merugikan lainnya, maka nilai saja sendiri.

    Pandangan ini saya tujukan untuk semua umat beragama. Saya seorang muslim. Saya tidak memusuhi agama manapun. Saya memusuhi pihak2 dibalik bayangan dan layar gelap yg berkonspirasi lewat taktik2 adu domba untuk menciptakan konflik gak penting antar umat beragama yang ujung2nya akan menghancurkan kita sendiri dan keyakinan masing2. Mari kita tanya pada diri sendiri, bukankah masing2 kita mengidamkan kerukunan antar umat beragama? bukankah itu sudah tercipta di ranah minang? kearifan lokal sudah membuktikan bisa menerima Islam dan Kristen untuk hidup berdampingan di ranah minang, adat membuktikan diri dapat bertahan dengan bukti paham matriakat-nya. Selama ini kita hidup damai berdampingan. Akankah kita biarkan pihak yang untuk saat ini menjadikan kristenisasi sebagai kendaraan mereka menghancurkan kedamaian yang sudah kita pelihara selama ini? Berhentilah mencurigai agama lain dunsanak. mari bersatu, identifikasi, dan lawan musuh sesungguhnya.

    Maaf jika ada perkataan saya yang kurang berkenan. Dan mohon koreksi jika ada pernyataan saya yang salah.

    Wasalam.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Uda Anonim, sebenarnya saya sudah berketetapan hati untuk tidak menjawab komen yang diluar konteks sejarah, sesuai dengan misi blog ini.

      Tapi sebagai sesama muslim, saya merasa berkewajiban menyampaikan sesuatu kepada anda sehubungan dengan pendapat yang anda kemukakan di atas.

      Pertama, anda dilahirkan dari orangtua muslim adalah hal yang sepatutnya anda syukuri, bukan dipertanyakan apalagi disesali. Alhamdulillah. Anda sekeluarga mendapat hidayah dari Allah. Kalau itu pilihan individu (seperti kata anda), tentu anda telah memilih untuk mengikuti orang tua anda bukan? Kalau tidak, tentu saat ini anda bukan seorang Muslim. Untuk itu, beristighfarlah karena telah meragukan keimanan anda sendiri.

      Kedua, kembali ke soal sejarah. Kaum Paderi bukanlah penyebar agama Islam di Ranah Minang. Kalau itu pendapat anda, jadi menurut anda kaum adat itu agamanya apa? Bisa marah orang Pagaruyung kepada anda nanti.

      Kaum paderi berniat 'meluruskan' kebiasaan-kebiasaan adat yang bertentangan dengan Islam. Perkara ada sejarah kelam berupa pertumpahan darah, itu soal lain. Soal konflik.

      Mungkin anda pernah mendengar istilah Rajo Alam, Rajo Adat, Rajo Ibadat, siapa mereka itu? Kaum adat. Bukan kaum Padri. Jadi istilah anda bahwa kaum Padri melakukan Islamisasi kepada orang Minang sendiri sangat tidak tepat. Islam masuk ke Ranah Minang jauh sebelum Perang Padri. Pernah mendengar nama Syech Burhanuddin? Beliaulah orangnya.

      Ketiga, pertanyaan-pertanyaan anda soal kerukunan dan sebagainya, seharusnya ditujukan kepada pengarang dan penerbit buku ini. Bukan sebaliknya. Itu namanya tabaliak. :)

      Terakhir, tolong juga dibedakan antara toleransi dan permisif...karena dari apa yang saya baca, anda lebih ke permisif dibanding toleran...

      Sekali lagi, ini adalah nasehat sesama Muslim. Mohon diterima dengan baik.

      Wassalam..

      Hapus
    2. Uda ntonk. Kan sudah saya bilang, saya mengecam penyebaran agama lewat jalur kekerasan. saya mengecam oknum yg terlibat atas kasus wawa. Point yg saya tekankan adalah disana adalah masalah menjaga kerukunan antar umat beragama. itu saja. Jangan sampai kerukunan yg sudah lama terbina hancur hanya untuk memenuhi agenda pihak ketiga yang belum jelas siapa. Bisa jadi mereka ini memang orang kristen, atau bisa jadi oknum lain. bisa saja kan?

      Ya saya tau sheik burhanuddin, yg di ulakan pariaman kan? itu kampung saya. kalau soal sejarah minangkabau saya sarankan uda baca2 lagi lah. sependek pengetahuan saya pendiri kerajaan minang itu Adityawarman kan ya? kalo gak salah agamanya budha. Bahkan kalaupun bukan dia pendiri minangkabau, ada banyak source yg bisa anda cari di toko buku atau di internet soal keyakinan leluhur kita jaman dahulu.

      Wasslam.

      Hapus
  97. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  98. http://un2kmu.wordpress.com/2010/08/08/inilah-berbagai-cara-kristenisasi-yang-dilakukan-di-indonesia/ di artikel ini disebutkan klw abdul wadud bukan adik buya HAMKA, mna yg benar..?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tentunya Erien Nada Azanda sudah membaca kedua tulisan, bukan? Silakan dinilai sendiri. :)

      Hapus
  99. Wahai Saudaraku....kita tidak perlu gusar...cukup kita ingatkan anak istri dan keluarga kita utk jangan sampai terperosok menjadi murtad...Agama Islam ini Allah SWT yang menjaga...Apalah artinya seorang Wadud walaupun dia Saudara Tiri Buya Hamka yang kita hormati..Hidayah itu semata milik Allah SWT....Kita ingat..seorang yang Abu Thalib yang masih Paman Nabi Muhammad SAW yang tetap pada faham jahiliyahnya sampai akhir hayatnya...Kita perbanyak saja tarbiyah Islamiyah di Sumatera Barat yang dalam pandangan saya saat ini semakin berkurang...Mari kita rapatkan barisan untuk Minang Kabau yang islami sampai akhir zaman...

    BalasHapus
  100. GAK ABIS PIKIR BACA KOMEN2 YANG KONTRA PRODUKTIF DENGAN TULISAN INI, MOTIF KALIAN APA? NGAPAIN KALIAN YANG KEBAKARAN JENGGOT SAMPE NGOTOT ADU2 ARGUMEN DENGAN TEORI2 TOLERANSI KALIAN? TAKUT KAH? PARANOID KAH?

    BalasHapus
  101. Gitu aja kok repot? Agama itu kan miliknya orang yang berbahaASA Sanskerta - Hindu dan Budha - Orang tidak dapat lari dari kekuasaan Tuhan ketika mati (islam hakikat) - kalau dari kelompok Islam spt Muhamddiyah dan NU orang boleh saja masuk dan keluar to

    BalasHapus
  102. subhanallah.. allahu akbar, mari kita tingkatkan ketauhidan kita, keluarga, dan tetangga...!!

    BalasHapus
  103. adat basandi syara', syara' basandi Kitabullah berasal dari abad ke 19. Sebelumnya orang Minang tidak radikal melaksanakan syariat Islam. Ini bukti Wahabisme sudah menancapkan kuku dan melakukan terorisme (melalui kaum Padri) lama sebelum Indonesia berdiri.

    Ternyata Jamaah Islamiyah bukan yang pertama....

    BalasHapus
    Balasan
    1. http://en.wikipedia.org/wiki/Padri_War

      Hapus
  104. Tulisan ini sangat bermanfaat dan menurut saya wajib dibaca terutama oleh generasi muda Luhak Nnan Tuo. Surprise bgt membaca informasi2 yang disampaikan dalam tulisan ini. Dulu saya juga intens mengikuti kasus Wawah yg cukup hangat dibicarakan di ranah minang, waktu itu kl gak salah dalam sebuah majalah diceritakan kalau di sebuah daerah di Padang (mungkin Parak Gadang) kepergok seorang berpenampilan seperti pendeta terlihat sedang membacakan buku di hadapan 2 orang tukang kebunnya, ketika dihampiri org tua berpenampilan seperti pendeta tsb dan kedua org pekerjanya masuk ke dalam rumah, hmm...mungkinkah si pendeta yg di maksud itu adalah si murtad willy?

    BalasHapus
  105. Buat para nasrani, non muslim atau juga muslim yang mengaku-ngaku menjunjung nilai2 toleransi saya mau tanya satu hal kepada anda : Gimana perasaan anda jika salah satu dari keluarga anda dipaksa mengikuti suatu kelompok asing/ ajaran tertentu? Dan gimana jika itu diilakukan dengan cara2 keji (pemerkosaan) dan tidak fair (hipnotis)? Masih berlakukah teori2 toleransi palsumu? Saya liat kecenderungan di negeri kita ini adanya suatu gerakan penggiringan opini publik (terutama dari suatu golongan tertentu yang tidak berkenan melihat syariat islam itu ditegakkan di suatu wilayah) untuk menghalang2i eksistensi kaum muslimin dengan menggembar-gemborkan isu toleransi fake (palsu), golongan tersebut didukung oleh mereka yang mengaku sebagai penganut islam tetapi mengatasnamakan dirinya sbg kaum liberal. Mereka sangat agresif dan sensitif thd segala sesuatu berbau syariah dan fanatisme, mereka sangat licik dan picik, mereka paling senang mengait2kan fanatisme keislaman dengan terorisme. Hati-hati dengan golongan ini, representatif dari golongan ini bisa merupakan para komentator2 di blog ini, bahkan ada yg terang2an membuka identitas mereka, ada non muslim ada jg yg muslim (liberal), hati2 dunsanak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. jangan terjebak men-generalisir krn suatu kasus, kita hrs berani melihat konteks dgn data/fakta akurat. Opini terbentuk krn cerita atau omongan yg tdk berdasar & biasanya kita selalu ingin "cara cepat" langsung kpd kesimpulan, krn memang kita tdk bijak selama ini bersikap. Perbanyaklah bergaul dgn beragam komunitas tanpa ada preferensi negatif. Allah mampu melakukan hal-hal yg mustahil manusia lakukan utk kebaikan (bukan menusurt sudut pandang manusia). Lantas knp kita tdk bersungguh-sungguh mengupayakannya, dgn senantiasa berbuat KASIH kpd sesama?

      Hapus
    2. KRISTEN AGAMA KASIH ??????????
      .
      Mari kita pelajari lebih jauh tentang Alkitab


      Matius 10 : 34-36
      10:34
      /”Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang.
      10:35
      /Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya,
      10:36
      /dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya.

      .
      Silahkan anda cek disini http://www.sabda.org/alkitab/tb/?kitab=40&pasal=10


      Ulangan 13: 6-11
      13:6
      Apabila saudaramu laki-laki, anak ibumu, atau anakmu laki-laki atau anakmu perempuan atau isterimu sendiri atau sahabat karibmu membujuk engkau diam-diam, katanya: Mari kita berbakti kepada allah lain yang tidak dikenal olehmu ataupun oleh nenek moyangmu,
      13:7
      salah satu allah bangsa-bangsa sekelilingmu, baik yang dekat kepadamu maupun yang jauh dari padamu, dari ujung bumi ke ujung bumi,
      13:8
      maka janganlah engkau mengalah kepadanya dan janganlah mendengarkan dia. Janganlah engkau merasa sayang kepadanya, janganlah mengasihani dia dan janganlah menutupi salahnya,
      13:9
      tetapi bunuhlah dia! Pertama-tama tanganmu sendirilah yang bergerak untuk membunuh dia, kemudian seluruh rakyat.
      13:10
      Engkau harus melempari dia dengan batu, sehingga mati, karena ia telah berikhtiar menyesatkan engkau dari pada TUHAN, Allahmu, yang telah membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari rumah perbudakan.
      13:11
      Maka seluruh orang Israel akan mendengar dan menjadi takut, sehingga mereka tidak akan melakukan lagi perbuatan jahat seperti itu di tengah-tengahmu.

      .
      Silahkan ada cek disini http://www.sabda.org/alkitab/tb/?kitab=5&pasal=13
      .
      Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka, (Matius 5:29)
      .
      Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa dari pada tubuhmu dengan utuh masuk neraka

      Matius 5:30
      Silahkan anda cek disini http://www.sabda.org/alkitab/tb/?kitab=40&pasal=5

      Hapus
  106. mantabs.. maaf ya, numpang berbagi tulisan nya keblog awak. trimakasih.

    BalasHapus
  107. Lihat dan pelajari: http://siapaisa.blogspot.com/

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jangan lagi tidak percaya: http://www.answering-islam.org/indonesian/kesaksian/hamran-ambrie.html

      Hapus
    2. B O dan T O L
      .

      BOTOL, hai krisetan, perayaan natal itu bukan ritual MUSLIM dan TIDAK PERLU ucapkan selamat pada kami atau sebaliknya karena itu adalah tradisi penyembah berhala paganis warisan Babilonia kuno ribuan tahun yang lalu
      BOTOL, yesus memang TIDAK lahir pada 25 desember, dan dipertegas oleh paus Benediktus bahwa itu memang keliru, sudah terlanjur kaya gitu tapi gengsi dan malu
      BOTOL, 25 desember itu adalah kelahiran Dewa Matahari MITRA, yang diadopsi umat kristen yaitu dan berasal dari PAGAN PERSIA
      BOTOL, kalian krisetan peringati natal padahal umat ADVENT, MORMON, KOPTIK dan YEHOVA, itu oleh mereka pesta yang tidak pernah dijadwal
      BOTOL, kalian pesta natal, padahal itu BUKAN HARI KELAHIRAN yesus yang benar dan itu semua memang tidak akan pernah bisa masuk akal
      BOTOL, umat kristen bilang walaupun SALAH TANGGAL, malah mereka terus ngeyel berkoar, skarang jawab kalian yang penting pesta natal walau tidak legal
      BOBOL, semuanya dipaksakan demi KRISETANISASI, padahal entelektuil tahu bahwa campur tangan penguasa gereja yang mengotori BIBLE banyak dikritisi
      BOTOL, yesus di SUNAT tapi kalian lelaki kristen TIDAK, padahal itu suatu keharusan, karena PAULUS yang melanggar hukum taurat sebagai aturan
      BOTOL, karena kalian kegereja bukan sabtu dihari SABBATH SABTU menurut hukum taurat tapi malah jadi hari MINGGU, karena paulus yang tidak mau BOTOL, yesus itu cuma nabi, manusia UTUSAN dan dia secara letterlijk TIDAK PERNAH sama sekali menyebut dirinya minta disembah sebagai tuhan beneran
      BOTOL, yesus tidak hidup bermewah MEWAH, kalian malah ber hura hura .. wah !
      BOTOL, yesus TIDAK membatalkan HUKUM TAURAT malah bikin akurat, tapi justru paulus katanya hebat, malah merusaknya sampai bible sekarat
      BOTOL, yesus TIDAK PERNAH mengajarkan DOSA WARIS yaitu dosa adam yg harus ditebus, tapi PAULUS malah yang bikin mulus
      BOTOL, yesus ajarkan wudhu, berdoa, sujud, zakat dan PUASA, tapi paulus suruh NYANYI jingkrak jingkrak pakai musik buat kalian para domba, digereja
      BOTOL, yesus tidak melarang hukum PANCUNG dan RAJAM, nah karena masuknya surat dari PAULUS didalam bible malah sekarang jadi ditentang
      BOTOL, yesus mati di KAFANI kain lena oleh murid2nya yang asli, tapi kenapa krisetan kalau mati, justru dihiasi dengan PAKAIAN PENGANTIN biar aksi
      BOTOL, paulus MEMANIPULASI ajaran yesus, penguasa tahu itu kasus, biar bagus buat paulus waktu itu akhirnya kepalanya dipenggal sampai mampus
      BOTOL, yesus melarang makan DARAH, BABI dan MINUMAN KERAS, justru paulus malahan membolehkannya dengan tegas, jadi gimana sekarang yah !
      BOTOL, trinitas itu CONTEKAN Hymne PLATO dari Philo yang di ADOPSI penulis yohanes , terus disisipkan dalam bible biar kelihatan pantes, walau palsu gitu lho
      BOTOL, maka dari itu hai kalian kristenen jangan suka maksa maksa melakukan expansi pakai supermie, sekarang umat islam yang beriman sudah mulai grogi !
      BOTOL, mestinya kristenen berdoa dalam gereja dengan ruku, bersujud dengan khusyu, tapi malah nyanyi bersama walau dalam bible tidak ada hukumnya BOTOL, ternyata DOA BAPA KAMI yang diklaim sebagai sabda Yesus, ternyata doa sisipan (INSERSI) jadi namanya DOA PALSU bukan bikinan Yesus tapi yang mengkreasikan adalah para penulis bible, meniru tradisi agama di Mesir - kepada Osiris-Amon, dewa Mesir Kuno, dan juga ini dijumpai dalam liturgi FARISI - Yahudi
      BOTOL, kalian suka gembar gembor menghina Muhammad 50 tahun menikahi gadis Aisyah yg katanya masih dibawah umur, padahal YOSEF ato YUSUF si tukang kayu ketika menikahi MARIA yg waktu itu berumur 12-14 tahun, Yosef sudah berumur 90 (sembilan puluh) TAHUN, jadi menurut kalian yang PEDOFIL itu sebenarnya Muhammad ato YOSEF alias Yusuf suami Maria

      Hapus
  108. Yth.Bp. Abdul Wadud Karim Amrullah (AWKA)
    anda sudah di SORGA besama Yesus. Inilah kesaksian hadis :

    “Demi Zat Yang jiwaku berada di tangan-Nya, putera Maryam benar-benar akan segera turun ke tengah-ketengah kamu sebagai hakim yang adil. Dia akan menghancurkan salib, akan membunuh babi, dan akan menghapuskan jizyah. Harta saat itu akan melimpah sehingga tidak ada seorang pun yang akan menerimanya. Sehingga sujud satu kali saja kala itu jauh lebih baik dari dunia dan isinya”. (HR Bukhari)

    ISA ADALAH HAKIM YANG ADIL... HANYA ISA YANG AKAN MENGADILI JIWA MANUSIA. KARENA ISA ADALAH TUHAN SENDIRI.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dan akhirnya nanti ISA akan membenarkan kepada manusia bahwa ISLAM adalah agama di ridhoi oleh ALLAH swt ( bukan agama Kristen gubahan si Paulus ) ...agama Yesus MELARANG makan BABI dan jamaahnya di SUNAT termasuk Yesus sendiri, nah skarang KENAPA kalian KRISETAN dan PROSETAN pada makan babi dan tititnnya kulup alias gak disunat ? Orang Yahudi tidak begitu, Ibrahim. Ismail, Ishak dan Yesus tidak begitu ?

      Hapus
  109. Murtadnya Bp. Abdul Wadud Karim Amrullah (AWKA) adalah karena dia melanggar Larangan "suci" : untuk tidak membaca Alkitab.
    Bacalah seluruh isi Alkitab dan bandingkan dengan Alquran, lihat berapa banyak Ajaran yang ditiru.
    renungi dalam dalam maka anda tinggal putuskan kapan jadi pengikut Kristus.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ah tuhan Yesus kalian BERAK, ;lho katanya tuhan kok BERAK ? Yah kan tuhan yang menjelam jadi manusia ??? Trus MANA AYAT nya dlm Bible yg mengatakan Tuhan Bapa (ALLAH) men JELMA secara explicit menjadi manusia ????

      Hapus
  110. Kristenisasi tidak lebih hebat dari Islamnisasi, ketika setiap kawasan perumahan dll, dibangun maka harus ada rumah Ibadah, dan tentunya Muslim dengan segala kemampuannya selalu dapat jatah Mesjid di tiap Perumahan dan Kawasan sejenis, sementara beban kerugian developer di bagi rata pada para pembeli.
    Setiap 5 kali sehari suara Azan itu keluar dari penguat Suara Toa yang bisa menjangkau ratusan meter lebih, berkumandang mengelegar langit.
    Tapi ajaib tidak ada yang pindah agama ke muslim karena Toa.
    Sementar membangun gereja dipersulit dan sulit di beberapa tempat di Indoenesia.
    Jadi benar di Indonesia ini ada Islamnisasi dan Kritenisasi, yang akhirnya masalah dari asalnya pun terpelihara dengan baik.
    Masihkan anda mengatakan ada Kristenisasi? Hemmm...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ajaib? kata kau tidak ada org kristen jadi murtad di Ind ken TOA ? Tuh liat di AMRIK dan EROPAH, gereja2 jadi pada KOSONG krn umatnya sudah TIDAK percaya sama DOGMA2 gereja yg IRRASIONAL, para orang tua pada takut klo anak2 remaja lelakinya pada DITEMBAK PANTAT nya oleh para pastors / pristers ( DI S O D O M I ) akibat dogma CELIBAT dimana para zusters -nonen dan pastors - paderis TIDAK BOLEH nikah demi nama tuhan Yesus ....... ?????????? Itulah akibatnya jadi NGESEX secara diam diam ..... juga para baji yg dikubur diasrama antara internat para pastors dan internat para nonen akibat hubungan SEX terselubung antara mereka ....

      Hapus
  111. Yesus BUKAN JURU SELAMAT
    .
    (10)“Sebelum Aku (ALLAH) tidak ada Allah dibentuk, dan sesudah Aku (ALLAH) tidak akan ada lagi.(11) Aku (ALLAH), Akulah (ALLAH) Tuhan dan TIDAK ADA JURU SELAMAT selain daripada-Ku (ALLAH)”… (YESAYA 43:10-11)

    BalasHapus
  112. hehehe...Yesus Juru selamat. Dia yang mengajarkan jalan bagaimana orang selamat menuju sorga....

    bukan jalan gelap ajaran mohamad..!

    BalasHapus